Israel Usir Wakil Belanda dari Badan Gaza Gegara Larangan Impor

CNN Indonesia
Kamis, 27 Agu 2026 09:35 WIB
Israel mengusir perwakilan Belanda dari Badan Gaza gegara Amsterdam melarang impor dari permukiman ilegal di wilayah Palestina. (REUTERS/RONEN ZVULUN)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengusir perwakilan Belanda dari Pusat Dukungan Internasional untuk Gaza (International Support Center for Gaza) gegara keputusan Amsterdam melarang impor dari permukiman ilegal Israel di wilayah Palestina.

"Perwakilan Belanda akan segera diusir dari Pusat Dukungan Internasional untuk Gaza di Kiryat Gat," kata Menteri Luar Negeri Israel Gideon Sa'ar di media sosial X, Selasa (25/8).

Sa'ar mengatakan pengusiran tersebut dilakukan atas permintaan Netanyahu menyusul "serangkaian tindakan anti-Israel yang diambil pemerintah Belanda."

Belanda melarang perdagangan produk Israel dari Yudea dan Samaria (Tepi Barat), Yerusalem Timur, serta Dataran Tinggi Golan, yang berlaku mulai bulan depan. Larangan ini ditetapkan pada akhir Juli lalu.

"Pesan kami jelas: Mereka yang bertindak melawan Israel tidak akan memiliki pijakan di wilayah ini. Israel tidak akan diam saja," kata Sa'ar, seperti dikutip Middle East Monitor.

Sa'ar berujar pihaknya telah memberi tahu pemerintah Belanda terkait pengusiran perwakilan tersebut. Yang bersangkutan, kata dia, wajib meninggalkan Israel dalam waktu satu pekan.

Pusat Dukungan Internasional untuk Gaza merupakan badan yang didirikan oleh Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) untuk mengawasi pelaksanaan perjanjian gencatan senjata, memfasilitasi pengiriman bantuan, dan merencanakan fase pascaperang.

Badan ini secara resmi dikenal sebagai Pusat Koordinasi Sipil-Militer. Sebanyak 40 negara dan organisasi berpartisipasi dalam badan tersebut.

(blq/bac)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK