KILAS INTERNASIONAL

Perempuan RI Jadi Tentara Kamboja sampai Prabowo Temui Putin di Rusia

CNN Indonesia
Jumat, 04 Sep 2026 06:00 WIB
Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia hingga kisah perempuan asal Indonesia gabung tentara Kamboja menjadi sorotan berita internasional pada Kamis (3/9). (Foto: ANTARA FOTO/Muchlis Jr)
Jakarta, CNN Indonesia --

Kunjungan Presiden Prabowo Subianto ke Rusia hingga kisah perempuan asal Indonesia gabung tentara Kamboja menjadi sorotan berita internasional pada Kamis (3/9).

Berikut kilas berita internasional kemarin:

Trump Happy Pangeran Harry-Meghan Pulang ke Inggris: Saya Bukan Fans

Presiden Donald Trump mengatakan dirinya "senang" Pangeran Harry dan istrinya, Meghan Markle, telah meninggalkan Amerika Serikat dan kembali ke Inggris.

Trump bahkan blak-blakan mengaku bahwa dirinya "bukan penggemar" pasangan tersebut.

Berbicara kepada wartawan di Oval Office, Trump ditanya mengenai tanggapannya atas kabar bahwa pasangan itu telah kembali ke Inggris.

"Saya senang dengan hal itu (pangeran Harry dan Meghan Markle pulang ke Inggris). Saya memang bukan penggemar mereka," ujarnya seperti dikutip Anadolu Agency pada Kamis (3/9).

5 Momen Prabowo Dapat Tepukan Meriah saat Pidato di Depan Putin

Presiden RI Prabowo Subianto mendapat lima tepuk tangan meriah saat melakukan pidato pada ajang Eastern Economic Forum (EEF) yang berlangsung di Vladivostok, Rusia, Kamis (3/9).
Prabowo menyampaikan pidato tersebut di hadapan Presiden Rusia Vladimir Putindan beberapa pemimpin negara lain, yang juga dihadiri ratusan tamu undangan.

Pada pidatonya, Presiden Prabowo menyinggung soal politik luar negeri Indonesia, kerja sama bilateral RI dan Rusia, hingga komitmen untuk memperkuat kerja sama yang membawa manfaat luas bagi masyarakat.

Cerita Perempuan Asal RI Jadi Tentara Kamboja, Boleh Bercadar

Seorang perempuan asal Indonesia bernama Nur Ainanta memilih menjadi tentara Kamboja setelah awalnya hanya datang untuk berlibur ke negara tersebut.

Ia kemudian tertarik bergabung menjadi aparat keamanan dan akhirnya mendapat izin untuk menjadi bagian dari tentara Kamboja.

Nur mengatakan keputusannya bermula dari keisengan saat berada di Kamboja. Ia mengaku awalnya hanya ingin berjalan-jalan, tetapi kemudian tertarik mencoba bergabung dengan aparat.

(rds)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK