PM Malaysia Anwar Telepon Jokowi sampai 8 Negara Muslim Kecam Israel
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim berbincang dengan Presiden ke-7 RI Joko Widodo lewat sambungan telepon pada Minggu (6/9).
Panggilan telepon ini dilakukan kala Jokowi tengah berkunjung ke Penang, Malaysia, untuk menghadiri dialog perdamaian.
Sementara itu sebanyak delapan negara Muslim mengecam rencana Israel untuk memindahkan warga Palestina dari Jalur Gaza.
Berikut ulasannya dalam Kilas Internasional pagi ini, Senin (7/9).
Jokowi Ditelepon PM Malaysia Anwar Ibrahim, Ada Apa?
Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) berbincang hangat dengan Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim lewat sambungan telepon. Momen keakraban dua tokoh ini diunggah di akun Instagram pribadi Jokowi, Minggu (6/9).
Jokowi sedang berkunjung ke Penang, Malaysia, untuk menghadiri dialog perdamaian. Dalam rekaman video terlihat Jokowi tertawa renyah saat berbincang dan bertukar kabar dengan PM Anwar pada Minggu pagi.
Dalam perbincangan itu Jokowi menyampaikan terima kasih atas perhatian dan doa Anwar untuk Indonesia. Ia juga meminta maaf kepada PM Anwar karena belum dapat bertemu secara langsung dalam kunjungannya tersebut.
Bandara Soetta Ditutup Penerbangan dari LN Tertahan di Singapura
Penumpang warga negara Indonesia dari luar negeri tertahan di Singapura imbas penutupan Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Banten, Minggu (6/9). Bandara Soetta ditutup karena abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang sampai ke wilayah Jabodetabek dan Lampung.
CNN Indonesia bersama sejumlah jurnalis tertahan di Singapura sejak Sabtu sore kemarin. Rombongan berangkat terbang dari Vladivostok, Rusia Jumat sore waktu setempat ke Beijing, China.
Setelah transit sekitar 12 jam, rombongan berangkat dari Beijing ke Singapura kemarin pagi dan sampai Singapura pukul 14.00 waktu setempat.
Penutupan Bandara Soekarno Hatta terkait dengan paparan abu vulkanik Gunung Anak Krakatau yang tengah erupsi hingga hari ini.
8 Negara Muslim Kecam Rencana Israel Usir Warga Gaza
Delapan negara Arab dan Muslim mengecam rencana Israel untuk memindahkan warga Palestina dari Jalur Gaza. Mereka menilai rencana tersebut dapat mengancam upaya perdamaian di wilayah tersebut yang didukung Amerika Serikat (AS).
Kecaman itu disampaikan oleh menteri luar negeri Arab Saudi, Mesir, Yordania, Uni Emirat Arab (UEA), Qatar, Pakistan, Indonesia, dan Turki pada Minggu (6/9). Mereka mengecam keras "rencana dan mekanisme yang diusulkan yang bertujuan mengusir warga Palestina secara paksa dari tanah mereka".
Menurut mereka, langkah tersebut bertentangan dengan berbagai upaya internasional untuk mencapai perdamaian di Gaza.
(tim/dna)