Eks PM sindir Netanyahu: Bakar Rumah Warga Arab Itu Terorisme Yahudi

CNN Indonesia
Selasa, 08 Sep 2026 18:35 WIB
Mantan PM Israel Naftali Bennett menyebut pembakaran rumah warga Palestina atau warga Arab Israel yang tidak bersalah sebagai bentuk "terorisme Yahudi". (Foto: REUTERS TV)
Jakarta, CNN Indonesia --

Mantan Perdana Menteri Israel Naftali Bennett menyebut pembakaran rumah warga Palestina atau warga Arab Israel yang tidak bersalah sebagai bentuk "terorisme Yahudi".

Ia menilai tindakan tersebut harus dikutuk, terutama jika dilakukan dengan alasan nasionalis. Bennett menyampaikan pernyataan itu dalam konferensi Besheva pada Minggu (6/9).

"Jika seseorang datang untuk membakar rumah orang-orang Arab yang tidak bersalah beserta orang-orang di dalamnya, maka tentu saja itu adalah terorisme Yahudi," kata Bennett seperti dikutip Middle East Monitor.

"Jika hal itu dilakukan karena alasan nasionalis, itulah definisinya," lanjutnya.

Bennett juga mempertanyakan manfaat tindakan tersebut bagi gerakan pemukiman Israel. Menurutnya, aksi kekerasan terhadap warga Arab tidak dapat dibenarkan dan justru harus mendapat kecaman.

"Saya tidak mengerti bagaimana ini bermanfaat bagi gerakan pemukiman," ujarnya, seperti dilaporkan Middle East Monitor.

Pernyataan Bennett disampaikan menjelang pemilihan umum Israel yang dijadwalkan berlangsung pada 27 Oktober.

Pemilu tersebut diperkirakan menjadi persaingan antara Partai Likud yang dipimpin Perdana Menteri Benjamin Netanyahu dan sejumlah tokoh yang menjadi penantangnya.

Di antara tokoh yang disebut sebagai penantang Netanyahu terdapat mantan Kepala Staf Angkatan Darat Israel Gadi Eisenkot dan Bennett.

Komentar-komentar tersebut juga bertepatan dengan meningkatnya serangan oleh militer Israel dan pasukan pendudukan di Tepi Barat yang diduduki dalam beberapa hari terakhir.

(mge/rds/bac)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK