Moskow Gempur Kyiv, Zelensky Beber Negosiasi Rusia-Ukraina Bisa Lanjut

CNN Indonesia
Selasa, 08 Sep 2026 20:40 WIB
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan negosiasi damai antara Rusia dan Ukraina kemungkinan bisa berlanjut dalam waktu dekat.
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan negosiasi damai antara Rusia dan Ukraina kemungkinan bisa berlanjut dalam waktu dekat. (AFP/HANDOUT)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky mengatakan negosiasi damai antara Rusia dan Ukraina kemungkinan bisa berlanjut dalam waktu dekat.

Ia berujar negosiator dari Ukraina, Rusia, dan Amerika Serikat akan bertemu paling cepat bulan ini.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kami semua akan mempersiapkan dan mendekatkan penyelenggaraan pertemuan trilateral antara Ukraina, Rusia, dan Amerika," kata Zelensky kepada jurnalis pada Selasa (8/9).

Zelensky mengatakan jika semua pihak setuju, dia berharap pembicaraan dapat berlangsung pada musim gugur.

"Jika September berhasil, maka sangat bagus. Lebih cepat lebih baik," ucap Zelensky, tanpa menyebut di mana kemungkinan pembicaraan dihelat.

Pernyataan Zelensky disampaikan beberapa jam usai Rusia menghujani Kyiv dengan rudal dan drone. Serangan tersebut menewaskan sedikitnya tiga orang.

Jurnalis AFP di Kyiv melaporkan suara ledakan terdengar pada Selasa (8/9) dini hari hingga mengakibatkan sejumlah kebakaran dan warga berlarian ke dalam shelter.

Serangan ini diluncurkan usai utusan khusus Presiden AS Donald Trump, Steve Witkoff dan Jared Kushner, mengunjungi ibu kota Rusia dan Ukraina pada akhir pekan untuk bertemu dengan pemimpin masing-masing.

(bac/blq/bac)
placeholder