Helikopter Media AS Jatuh di Los Angeles, Tiga Orang Tewas

CNN Indonesia
Rabu, 16 Sep 2026 15:00 WIB
Helikopter berita lokal NBC jatuh dan terbakar di Los Angeles pada Selasa (15/9), menyebabkan tiga orang tewas. (REUTERS/ABC AFFILIATE KABC)
Jakarta, CNN Indonesia --

Helikopter berita lokal NBC jatuh dan terbakar di Los Angeles, Amerika Serikat, pada Selasa (15/9), menyebabkan tiga orang tewas.

Juru bicara Departemen Pemadam Kebakaran Los Angeles Kapten Branden Silverman mengatakan satu orang yang tewas dalam insiden ini berada di luar, di tempat parkir gedung komersial. Sebanyak dua lainnya belum jelas apakah ada di dalam atau di luar helikopter.

"Kami sedang berupaya menentukan berapa banyak pasien yang berada di dalam helikopter," kata Silverman, dikutip The Guardian.

Helikopter itu, lanjut dia, hancur total. Tim akan menyisir puing-puing untuk mencari korban di dalamnya.

Sementara itu, pembawa berita NBC4 Los Angeles Colleen Williams mengonfirmasi saat siaran bahwa helikopter stasiun jatuh tepat sebelum pukul 19.00 waktu setempat.

"Kita akan meluangkan beberapa menit untuk berpikir, untuk mencerna," kata dia dengan suara gemetar, dikutip NPR. Beberapa saat kemudian siaran mereka tiba-tiba terputus.

NBC LA juga sudah mengonfirmasi helikopter tersebut adalah NewsChopper4 yang dioperasikan Angel City Air. Mereka juga menyebut beberapa helikopter sedang meliput kecelakaan di hutan sebelum helikopter berita jatuh dari lokasi tabrakan bus.

Helikopter berita itu jatuh di dekat wilayah Chatsworth di Lembah San Fernando. Departemen Pemadam Kebakaran Los Angeles menyatakan kru berita tengah meliput kecelaan bus saat kejadian.

Bus tersebut ditabrak SUV dan menyebabkan dua orang tewas serta enam lainnya terluka.

Menurut para pejabat, setidaknya empat mobil dan dua kontainer penyimpanan terbakar imbas insiden helikopter itu. Dinas Pemadam Kebakaran melaporkan lebih dari 50 petugas pemadam kebakaran dikerahkan untuk menangani kecelakaan tersebut.

(isa/bac)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK