Presiden Amerika Serikat Donald Trump berharap perang AS melawan Iran berakhir dalam waktu dekat.
Dalam pernyataan pada Rabu (16/9), Trump malah mengeklaim Teheran ingin membuat kesepakatan dengan Washington.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Mereka ingin membuat kesepakatan. Kita lihat saja bagaimana hasilnya," kata Trump, seperti dikutip Reuters.
"Yah, mudah-mudahan kita sudah mendekati akhir perang," ucapnya.
Pernyataan Trump muncul ketika perang AS vs Iran telah memasuki bulan ketujuh dan belum ada tanda-tanda akan berakhir dalam waktu dekat.
Pernyataan ini juga dilontarkan setelah Departemen Perang awal pekan ini mengaku bahwa AS sudah kekurangan amunisi akibat konflik di Timur Tengah.
Kantor Anggaran Kongres Amerika Serikat (Congressional Budget Office/CBO) melaporkan stok rudal pencegat Washington saat ini sudah sangat menipis buntut perang AS vs Iran.
CBO memperkirakan militer AS telah menggunakan setengah hingga dua pertiga persediaan rudal pencegat dalam operasi terhadap Iran. Menurut badan federal tersebut, butuh waktu setidaknya lima tahun untuk mengisi kembali persediaan.
Pada Rabu malam, Axios melaporkan bahwa Trump akan bertemu dengan para pemimpin negara Teluk pekan depan di New York untuk membahas strategi pascaperang.
Negara-negara yang akan hadir dalam pertemuan di antaranya Arab Saudi, Uni Emirat Arab, Qatar, Bahrain, Kuwait, Oman, dan Dewan Kerja Sama Teluk.
(blq/rds)
