Norwegia Cap Israel Biasa Intimidasi Negara Barat Pakai Isu Anti-Semit

CNN Indonesia
Jumat, 18 Sep 2026 21:00 WIB
Menteri Luar Negeri Norwegia Espen Barth Eide mengatakan Israel sudah terbiasa mengintimidasi negara-negara Barat dengan isu antisemit.
Menteri Luar Negeri Norwegia Espen Barth Eide mengatakan Israel sudah terbiasa mengintimidasi negara-negara Barat dengan isu antisemit. (KENZO TRIBOUILLARD / AFP)
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Luar Negeri Norwegia Espen Barth Eide mengatakan Israel sudah terbiasa mengintimidasi negara-negara Barat dengan isu anti-semit.

Hal itu dia katakan terkait rencana Norwegia mengeluarkan aturan memenjarakan warga yang menjual produk dari pemukim ilegal Israel di Tepi Barat Palestina.

"Israel sudah terlalu terbiasa mengintimidasi negara-negara Barat dengan mengatakan mereka anti-Semit jika mengkritik Israel atas pelanggaran dan penyalahgunaan hukum.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Sekarang (perlindungan) yang selama ini dinikmati Israel telah hilang," kata Eide.

"Ya, saya memang berpikir begitu," kata Eide saat ditanya apakah undang-undang tersebut akan disahkan pada musim gugur ini, dikutip Middle East Monitor (MEMO), Senin (14/9).

Eide menjelaskan argumen-argumen yang ada kian kuat karena situasi di Tepi Barat yang terus memburuk. Beberapa negara Eropa lain, lanjut dia, juga mengambil langkah serupa dengan tujuan mengisolasi Israel dari panggung internasional.

Di Belanda, misalnya, larangan perdagangan dengan permukiman ilegal Israel mencakup sanksi ketat, dengan impor, pembelian, atau penjualan barang-barang permukiman diklasifikasikan sebagai pelanggaran ekonomi berdasarkan hukum nasional, yang bisa dihukum hingga enam tahun penjara.

Selain hukuman penjara, pelanggaran ekonomi di Belanda bisa mengakibatkan denda besar bagi perusahaan dan penyitaan aset mereka.

Beberapa waktu lalu, negara-negara Eropa mengumumkan blokade dagang ke permukiman ilegal Israel di Tepi Barat sebagai bentuk kepedulian mereka terhadap warga Palestina.

Menlu yang juga ilmuwan politik dan politisi berpengalaman yang pernah menjabat sebagai Menteri Iklim dan Lingkungan Hidup itu, pernah mengatakan bahwa pemerintahan PM Benjamin Netanyahu telah membawa Israel ke jalur yang sangat berbahaya.

Dalam wawancara dengan Euronews di Riga, Latvia, yang diterbitkan Jumat (11/9), Eide menyebut pemerintahan Netanyahu sebagai pemerintahan paling kanan dalam sejarah Israel.

(imf/bac)
placeholder