Warga AS Demo di Depan Markas PBB Tolak Pemerintah Iran

CNN Indonesia
Rabu, 23 Sep 2026 19:35 WIB
Ratusan warga di AS menggelar demonstrasi menuntut pemerintah Iran di markas PBB, New York, saat Sidang Majelis Umum digelar, Selasa (22/9). (REUTERS/Bing Guan)
Jakarta, CNN Indonesia --

Ratusan warga di Amerika Serikat menggelar demonstrasi menuntut pemerintah Iran di markas Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), New York, saat Sidang Majelis Umum digelar, Selasa (22/9).

Mereka tampak membawa bendera Dewan Nasional Perlawanan Iran (NCRI) dan foto anak Shah Pahlavi, Reza Pahlavi. NCRI merupakan koalisi politik oposisi terbesar Iran yang hidup dalam pengasingan.

Ketua terpilih NCRI, Maryam Rajavi, mengaku murka saat mengetahui Presiden Masoud Pezehskian hadir di SMU PBB.

"Selama rezim masih memegang kekuasaan, represi, eksekusi, terorisme, provokasi perang akan terus berlanjut," kata dia.

"Solusinya adalah mengubah rezim Iran oleh warga Iran dan perlawanan terorganisir mereka," imbuh Rajavi.

[Gambas:Video CNN]

Data PBB mencatat Iran telah menggantung 56 atas tuduhan keamanan nasional sejak Maret dan lebih dari 100 orang menghadapi hukuman mati.

Anggota Organisasi Komunitas Amerika-Iran, Majid, Sadeghpu, juga menyampaikan seruan serupa.

"Rezim ini tak akan berubah, juga tak akan digulingkan dengan intervensi asing," kata dia, dikutip CBS.

"Dukung warga Iran, dan oposisi terorganisir mereka untuk melengserkan rezim ini," imbuh dia.

Protes itu muncul di tengah kunjungan delegasi Iran ke Markas PBB dalam Sidang Majelis Umum. Mereka diperkirakan bakal kembali menggelar demo pada Rabu, saat Presiden Masoud Pezeshkian menyampaikan pidato.

Seruan mengganti rezim kerap disuarakan AS dan Israel. Mereka bahkan menggempur negara tersebut pada akhir Februari. Kedua negara itu berulang kali menegaskan ingin mengganti rezim di negara tersebut.

(isa/bac)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK