Netanyahu Gertak Mamdani di Sidang PBB: Memalukan

CNN Indonesia
Jumat, 25 Sep 2026 07:52 WIB
PM Israel Benjamin Netanyahu. Foto: REUTERS/Ammar Awad
Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengejek Wali Kota New York Zohran Mamdani dan menyebutnya antisemit saat pidato dalam Sidang Majelis Umum PBB, Kamis (24/9).

"Kepada semua orang yang menyebarkan kebohongan soal negara saya dan soal tentara pemberani kami, entah mereka duduk di ruangan ini atau di kantor wali kota New York yang anti semit, saya katakan: shame on you [memalukan]," kata Netanyahu.

Dia lalu berujar, "Sungguh memalukan Anda yang mendistorsi fakta, sungguh memalukan Anda yang membalikkan korban dan pelaku, sungguh memalukan Anda yang meludahi kebenaran."

Netanyahu juga membela diri Israel tak melakukan genosida seperti yang dituduhkan banyak pihak termasuk Mamdani. Wali Kota New York ini menyebut agresi dan tindakan pasukan Zionis ke Palestina sebagai genosida.

Dia juga menuduh Mamdani berusaha mencegat dia datang ke PBB dan membungkamnya.

"Pak Mamdani, Anda sudah berusaha menghentikan saya untuk datang ke sini, membungkam saya. Anda tak bisa membungkam saya. Dan ini kebenarannya," ungkap Netanyahu.

"Israel tak melakukan genosida, Israel mencegah genosida," imbuh dia.

Di pidato tersebut, Netanyahu juga menceritakan keluhan warga Yahudi di New York yang diklaim tak lagi aman. Orang-orang yang mengadu itu mengatakan New York kini berubah.

Dia juga menuding Mamdani memuji penjahat yang dihukum karena mendukung Hamas, berteman dengan Hassan Piker yang mengatakan Amerika berhak menerima serangan 11 September. Bagi warga AS, kedua isu ini sensitif.

Tak berhenti di sana, Netanyahu juga mengomentari sikap istri Mamdani, Rama Duwaji.

"Istri anda menyukai unggahan yang memuji pembantaian 7 Oktober. Dia menyukai unggahan yang menyebut Tel Aviv tak seharusnya ada," kata dia.

Sebelum menjadi wali kota, Mamdani memang punya sikap tegas terkait Palestina. Saat terpilih dan menduduki posisi tersebut, dia bahkan pernah mengatakan bakal menangkap Netanyahu jika menginjakkan kaki di New York, sesuai perintah Mahkamah Pidana Internasional (ICC).

Hari-hari setelah itu, perseteruan mereka terus berlanjut. Netanyahu bahkan memasang foto Mamdani di baliho bersama dengan Pemimpin Hizbullah, Presiden Turki, Pemimpin Tertinggi Iran, yang dikategorikan sebagai musuh.

(isa/dna)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK