Polisi Inggris membekuk lima orang pria di dekat pangkalan udara Inggris yang digunakan Amerika Serikat untuk menyerang Iran.
Kepolisian Gloucestershire menyatakan pihaknya menerima laporan mengenai "tiga kendaraan mencurigakan" yang tampaknya menuju pangkalan udara Royal Air Force (RAF) Fairford di barat Inggris pada Minggu (27/9) dini hari.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Setelah petugas dikerahkan, lima orang pria pun ditangkap karena dicurigai melakukan pelanggaran atas Undang-Undang Bahan Peledak. Kasus ini kemudian diambil alih kepolisian antiterorisme Inggris untuk didalami.
"Sebagai tindakan pencegahan, sekitar 85 rumah tangga telah dievakuasi," kata kordinator Nasional Senior Kepolisian Kontra Terorisme Vicki Evans dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip Al Jazeera.
Pangkalan udara RAF Fairford di Gloucestershire telah lama digunakan oleh pasukan AS dan NATO. Sejak Maret, Washington memakai pangkalan tersebut untuk melancarkan serangan terhadap situs rudal Iran yang menargetkan kapal-kapal di Selat Hormuz.
Belum ada informasi mengenai apa yang menyebabkan kelima pria ditangkap. Tidak ada pula rincian apakah bahan peledak ditemukan atau apakah dugaan pelanggaran tersebut terkait dengan pangkalan udara.
Angkatan Udara AS menyatakan mengetahui laporan tentang insiden tersebut. Kendati begitu, mereka menolak membahas langkah-langkah keamanan spesifik.
Sementara itu, Presiden AS Donald Trump pada Minggu mengatakan bahwa para tersangka ditangkap karena berupaya melakukan "kerusakan besar pada pelabuhan kami."
"Kami menyelidiki mereka. Mereka berencana menimbulkan kerusakan besar pada pelabuhan kami. Bekerja sama dengan Inggris membuahkan hasil yang bagus... Kami telah mengawasi mereka sejak lama, dan kami berhasil menangkap mereka," kata Trump.
Pada Maret lalu, tiga pesawat pembom B-1B Lancer AS mendarat di RAF Fairford setelah diyakini menjalani misi serangan AS pertama terhadap Iran yang diluncurkan dari pangkalan Inggris.
Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) telah memperingatkan bahwa pangkalan mana pun yang dipakai AS-Israel untuk menyerang Teheran akan menjadi target serangan yang sah.
Pihak berwenang sejauh ini belum mengaitkan penangkapan kelima pria dengan Iran.
Kepolisian Gloucestershire sebaliknya meminta masyarakat "untuk tidak berspekulasi dan mengikuti saluran resmi untuk mendapatkan informasi terkini."
(blq/rds)
