Raja Maroko Mohammed VI menunjuk Fatima Ezzahra El Mansouri menjadi perdana menteri negara ini. Dia jadi PM perempuan pertama di Negeri Magribi.
Dalam pernyataan resmi kerajaan Maroko pada Selasa (29/9) El Mansouri ditugaskan untuk membentuk pemerintahan baru.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
El Mansouri sementara itu menanggapi penunjukkan ini sebagai momen bersejarah bagi Maroko.
"Untuk pertama kalinya dalam sejarah negara kita, seorang perempuan mengemban tanggung jawab memimpin pemerintahan," kata dia, dikutip Al Jazeera.
"Ini adalah sumber kebanggaan bukan hanya bagi saya tetapi bagi semua wanita Maroko," imbuh El Mansouri.
El Mansouri adalah perempuan kedua yang menjabat sebagai perdana menteri di dunia Arab setelah masa jabatan Najla Bouden di Tunisia dari Oktober 2021 hingga Agustus 2023.
Profil PM Maroko baru
El Mansouri lahir di Marrakesh pada 1976. Saat dewasa, dia mengambil studi hukum dan mendapat diploma lanjutan dari Uniersitas Montlellier di Prancis.
Perempuan itu mengenal dunia polotik sejak belia. Pada 2009, dia menjadi perempuan pertama yang menjabat wali kota.
Setelah masa jabatan pertama berakhir, El Mansouri kembali memimpin dewan kota Marrakesh setelah pemilihan umum 2021. Ia juga mengumpulkan pengalaman parlementer, terpilih sebagai anggota Dewan Perwakilan Rakyat selama beberapa periode berturut-turut.
Pada Oktober 2021, El Mansouri masuk ke pemerintahan nasional, diangkat jadi Menteri Perencanaan Tata Ruang Nasional, Pembangunan Perkotaan, Perumahan dan Kebijakan Perkotaan.
(isa/bac)

