Israel Tuding Aksi 'Teroris' Dalangi Insiden Pembajakan Pesawat

CNN Indonesia
Rabu, 30 Sep 2026 19:20 WIB
Pemerintah Israel meyakini pesawat flydubai yang nyaris dibajak dilakukan oleh pelaku terorisme. Foto: AFP/RONEN ZVULUN
Jakarta, CNN Indonesia --

Para pejabat Israel dikabarkan meyakini bahwa insiden pesawat Flydubai yang nyaris ditabrakkan oleh pilotnya sendiri merupakan percobaan terorisme.

Channel 12 dan Ynet melaporkan ada penilaian yang berkembang di Israel bahwa insiden tersebut merupakan upaya serangan teroris. Meski begitu, dugaan itu masih belum bisa dipastikan.

Menteri Keamanan Nasional Israel, Itamar Ben Gvir, mengatakan aksi itu dilakukan oleh seorang "teroris" yang ingin menabrakkan pesawat dan membunuh warga Israel.

"Gagasan naif bahwa musuh kita menghargai nyawa dan bahwa kita harus mengasihani mereka, mendapat pengingat lain pagi ini dalam bentuk seorang teroris yang berencana menabrakkan pesawat dan membunuh 180 warga Israel di dalamnya," kata Ben Gvir dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip AFP.

Pesawat Flydubai dengan nomor penerbangan FZ1073 nyaris dibajak pada Rabu (30/9) setelah pesawat mengirim sinyal pembajakan dan hilang kontak. Insiden tersebut mendorong otoritas Israel menggelar rapat darurat dan mengirim dua jet tempur.

Pesawat ini dijadwalkan mendarat di Bandara Ben Gurion, Israel, pada pukul 09.30 pagi waktu setempat dari Dubai, Uni Emirat Arab. Pesawat membawa 174 penumpang, termasuk 27 anak-anak.

Berdasarkan kesaksian para penumpang, ada perkelahian di antara pilot yang melibatkan senjata tajam. Salah satu pilot disebut ingin menjatuhkan pesawat, namun dihalangi oleh pilot lainnya.

Menurut situs pelacakan pesawat FlightRadar24, pesawat terdeteksi menukik tajam dari ketinggian 34 ribu kaki ke ketinggian 17 ribu kaki dalam waktu kurang dari satu menit. Pesawat juga melakukan U-turn di langit Yordania, menuju Arab Saudi.

Pesawat saat ini telah mendarat dengan selamat di bandara Tabuk, Arab Saudi. Otoritas Israel bersama dengan Saudi melakukan investigasi terhadap para pilot.

Menurut laporan media-media Ibrani, pilot yang hendak menjatuhkan pesawat berkewarganegaraan Oman. Sementara pilot yang mencegahnya berasal dari Uni Emirat Arab.

Penyelidik dikabarkan sedang meninjau dugaan percobaan bunuh diri dan terorisme. Sejauh ini belum ada pernyataan resmi dari otoritas Arab Saudi, Israel, UEA, maupun Oman.

[Gambas:Video CNN]

(blq/dna)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK