PM Qatar Mulai Gerah, Blak-blakan Cap Netanyahu Penjahat Perang

CNN Indonesia
Kamis, 01 Okt 2026 09:35 WIB
PM Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mulai gerah dengan kebiadaban Israel di Jalur Gaza dan mencap PM Netanyahu penjahat perang.
PM Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mulai gerah dengan kebiadaban Israel di Jalur Gaza dan mencap PM Netanyahu penjahat perang. (AFP/AMER HILABI)
Jakarta, CNN Indonesia --

Perdana Menteri Qatar Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani mulai gerah dengan kebiadaban Israel di Jalur Gaza.

Ia bahkan mulai berani blak-blakan melabeli Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebagai "penjahat perang."

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat diwawancara penyiar Inggris Piers Morgan, Al Thani menyebut serangan 7 Oktober sebagai sebuah "pembantaian" dan menyatakan kecamannya. Meski demikian, ia berpendapat bahwa hal itu tidak membenarkan tindakan balasan Israel selanjutnya di Jalur Gaza.

Saat ditanya secara langsung apakah ia menganggap Netanyahu sebagai "penjahat perang," Al Thani mengamininya secara tegas, dikutip dari Middle East Monitor.

Kepala pemerintahan Qatar itu menyatakan bahwa ia memandang tindakan yang dilakukan Israel di Gaza sebagai kejahatan perang dan berpendapat bahwa pihak-pihak yang bertanggung jawab harus dimintai pertanggungjawaban.

[Gambas:Video CNN]

Pernyataan ini disampaikan di tengah ketegangan yang terus berlanjut antara Qatar dan pemerintah Israel terkait perang di Gaza serta peran Doha sebagai mediator antara Israel dan Hamas.

Dalam wawancara-wawancara sebelumnya, Al Thani menuduh Israel menghambat upaya pelaksanaan rencana gencatan senjata di Gaza.

Qatar juga menepis tuduhan Israel yang menyebutkan bahwa negara itu memberikan dukungan kepada sayap militer Hamas.

(bac)
placeholder