Netanyahu Tuding Pilot Flydubai Terdoktrin Islam Radikal
Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menuduh pilot Flydubai yang berniat membajak pesawat terpapar doktrin Islam radikal.
Dalam pernyataan kepada siaran televisi "Fox & Friends", Netanyahu mengatakan kopilot Flydubai yang kini diinterogasi karena berniat menjatuhkan pesawat telah "menjalani indoktrinasi radikal Islam."
"Dia menyerukan awak pesawat untuk membunuhnya. Ini memperjelas bahwa dia ingin bunuh diri," kata Netanyahu, seperti dikutip AFP.
Pesawat Flydubai dengan nomor penerbangan FZ1073 nyaris celaka pada Rabu (30/9) setelah salah satu pilot dilaporkan mencoba menjatuhkan pesawat.
Insiden itu terjadi saat pesawat berada di wilayah udara Yordania, sekitar 90 menit setelah lepas landas dari Dubai, Uni Emirat Arab.
Peristiwa ini sempat diduga pembajakan karena pesawat mengirimkan sinyal 7500 dan tak lama kemudian hilang kontak. Pesawat juga terlacak menukik tajam dari ketinggian 34.000 kaki ke ketinggian 17.000 kaki dalam kurun waktu kurang dari satu menit.
Netanyahu dan pihak berwenang kemudian menggelar rapat darurat untuk menilai situasi pada pesawat yang mestinya mendarat di Tel Aviv. Hasilnya disimpulkan bahwa peristiwa ini bukan pembajakan melainkan perkelahian antarpilot.
Para pilot disebut adu jotos setelah salah satunya berniat menjatuhkan pesawat berpenumpang 174 orang tersebut.
Pesawat pada akhirnya mendarat darurat dengan selamat di Arab Saudi. Pilot yang hendak mencelakai pesawat saat ini dalam penyelidikan.