AS Kirim Pasukan-Pesawat Tambahan ke Israel, Siaga Perang Lagi?

CNN Indonesia
Senin, 05 Okt 2026 07:15 WIB
US Marines drive an M1 Abrams to take part in an exercise to capture an airfield as part of the Trident Juncture 2018, a NATO-led military exercise, on November 1, 2018 near the town of Oppdal, Norway. - Trident Juncture 2018, is a NATO-led military
Ilustrasi. AS disebut tengah menyiapkan pengiriman pasukan tambahan ke Israel. Foto: AFP/JONATHAN NACKSTRAND
Jakarta, CNN Indonesia --

Amerika Serikat (AS) dikabarkan sedang bersiap untuk mengerahkan pasukan dan pesawat tambahan ke Israel.

Situs berita Walla, mengutip sumber keamanan yang tak disebutkan namanya, melaporkan bahwa pasukan dan pesawat tambahan ini kemungkinan akan tiba dalam beberapa pekan mendatang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pengerahan ini disebut sebagai bagian dari "persiapan untuk eskalasi di Timur Tengah."

Laporan ini mencuat di tengah meningkatnya ketegangan AS dengan Iran, dan saat Israel sedang bersiap menggelar pemilihan umum (pemilu) pada 27 Oktober.

Seorang pejabat senior keamanan Israel mengatakan kepada Walla bahwa musuh-musuh Tel Aviv saat ini sedang mengamati dengan cermat pemilu di Negeri Zionis.

Saat ini, ada sekitar 3.000 tentara AS yang ditempatkan di seluruh Israel. Tugas mereka termasuk mengoperasikan sistem pertahanan udara bersama pilot, awak pendukung, personel logistik, dan tentara yang bertugas di markas militer.

Menurut Walla, militer Israel terus bersiap menghadapi potensi konfrontasi baru dengan Iran atau memburuknya situasi keamanan imbas ketegangan yang terus berlanjut antara AS vs Iran.

Sebagian dari persiapan ini sendiri dikabarkan berfokus pada operasi yang dapat dilakukan Israel dalam konfrontasi yang lebih luas, serta penentuan target potensial di dalam Iran.

Laporan Walla juga menyebut adanya koordinasi militer yang erat dan berkelanjutan antara Israel dan Komando Pusat AS (CENTCOM) untuk mempersiapkan skenario yang melibatkan serangan rudal Iran.

(blq/dna)