Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengatakan akan merogoh koceknya sendiri untuk membayar iklan politik menjelang pemilihan umum (pemilu sela) pada November mendatang.
"Meskipun tidak ada yang bisa membuat mereka bahagia, saya memutuskan untuk melakukan Iklan Patriotik, dan membayarnya sendiri, dengan uang yang saya kumpulkan untuk MAGA," tulis Trump di platform Truth Social miliknya, seperti dikutip AFP.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Pernyataan Trump disampaikan setelah ia banjir kecaman gara-gara menggunakan dana pajak masyarakat untuk membuat iklan televisi yang mempromosikan dirinya. Gedung Putih dan Trump berdalih iklan tersebut iklan layanan masyarakat.
Iklan Trump ini telah dikritik, baik oleh Partai Demokrat maupun Partai Republik.
Salah satu iklan Trump disiarkan pada akhir September lalu yang menampilkan sang Presiden menyatakan bahwa "Amerika tidak akan pernah menjadi negara komunis". Iklan itu diiringi dengan lagu bertuliskan "Love Me".
Iklan lainnya menunjukkan peringatan Trump mengenai "pertempuran terakhir" dengan footage hitam-putih dirinya saat berjalan menyusuri lorong. Ada pesan di layar yang berbunyi: "Dibayar oleh pemerintah AS."
Senator Partai Republik John Kennedy menyebut iklan promosi diri ini tidak sepatutnya karena menggunakan uang pajak rakyat.
"Anda tidak bisa menghabiskan uang masyarakat untuk mempromosikan diri Anda sendiri," kata Kennedy.
Senator dari Partai Demokrat John Hickenlooper sementara itu menggambarkan iklan ini "propaganda" dan menyebutnya "ilegal" serta "bukan Amerika".
(blq/dna)

