PM Malaysia Anwar Ibrahim Mulai Desak RI-ASEAN Segera Atasi Karhutla
Perdana Menteri Malaysia Anwar Ibrahim meminta Indonesia dan ASEAN untuk segera mengatasi kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) yang memicu kabut asap di Negeri Jiran.
Anwar menyampaikan pernyataan itu dalam unggahan di X pada Kamis (8/10). Dia juga mengatakan sudah berkomunikasi dengan Presiden Indonesia Prabowo Subianto untuk membahas penanganan karhutla.
"Saya telah berbicara dengan Presiden Prabowo, yang sepakat untuk mengambil langkah-langkah yang diperlukan; komitmen ini harus ditindaklanjuti dengan tindakan segera dan efektif dari pihak Indonesia untuk menangani akar penyebab kabut asap, sementara Malaysia siap untuk bekerja sama," kata Anwar.
Dia juga meminta Menteri Luar Negeri Malaysia untuk menghubungi Sekretarian ASEAN guna mempercepat pertemuan menteri blok ini.
"Yang bertujuan mengoordinasikan tindakan regional-khususnya untuk memperkuat upaya Indonesia dalam mengatasi masalah ini-demi melindungi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat," imbuh Anwar.
Di kesempatan tersebut, Anwar mengatakan situasi kabut asap yang kian memburuk "sangat mengkhawatirkan", terutama dampaknya bagi kesehatan masyarakat Malaysia.
Oleh karena itu, pemerintah Malaysia meningkatkan upaya untuk mengatasinya termasuk melalui operasi penyemaian awan atau operasi modifikasi cuaca (OMC).
Sejumlah wilayah di Indonesia terbakar sejak bulan lalu. Dampaknya kabut asap turut menyelimuti negara tetangga seperti Malaysia, Filipina, dan Thailand.
Pihak berwenang Indonesia telah melakukan berbagai cara untuk mengatasi Karhutla ini. Pemadam kebakaran, badan penanggulangan bencana, militer hingga polisi dikerahkan untuk saling bekerja sama memadamkan api dan titik api.
Indonesia juga melakukan operasi modifikasi cuaca (OMC) untuk mengkondisikan awan agar bisa hujan.