Kronologi Israel Larang Ethiopian Airlines Mendarat Gegara Pilot RI
Israel kembali menjadi sorotan setelah melarang pesawat Ethiopian Airlines mendarat gegara pilot maskapai berasal dari Indonesia.
Media Israel, The Times of Israel, melaporkan peristiwa itu terjadi pada Minggu (11/10) malam. Insiden ini terjadi usai pembajakan Flydubai pekan lalu.
Channel 13 juga melaporkan insiden tersebut berlangsung usai Ethiopian Airlines mengirim daftar awak kabin ke otoritas Israel. Daftar ini baru diberikan setelah pesawat lepas landas sehingga mereka harus putar balik saat sudah di langit.
Pesawat lalu kembali ke Ethiopia sembari membuang bahan bakar ke laut dalam perjalanan. Pilot lantas digantikan yang lain, yang punya izin mendarat di Israel.
Kementerian Perhubungan Israel memperketat aturan bagi maskapai asing yang terbang ke Israel. Mereka melarang masuk anggota kru yang berasal dari negara yang tak punya hubungan diplomatik dengan Negeri Zionis.
Aturan itu diterapkan pada 30 September setelah pilot Flydubai mencoba untuk membajak dan menabrakkan pesawat. Namun, aksi ini berhasil digagalkan.
Ketika itu, pilot berasal dari Oman, negara yang tak punya hubungan diplomatik dengan Israel.
Insiden tersebut mendorong penyelidikan dan temuan bahwa selama bertahun-tahun Kementerian Perhubungan tak memenuhi tanggung jawab dalam memeriksa keamanan yang memadai terhadap maskapai asing dan awak kabin yang terbang ke Israel.
Pilot dan kru pesawat dari Iran, Irak, Lebanon, dan Pakistan disebut bisa dengan mudah terbang ke Negeri Zionis selama beberapa tahun terakhir.
Pekan lalu, Kementerian Perhubungan akhirnya merilis surat yang menyatakan operator pesawat tak boleh mengizinkan warga negara musuh untuk menjadi pilot, kru atau bahkan melakukan perjalanan ke Israel.
Kementerian akan melakukan penilaian berkala guna memastikan operator menerapkan program, langkah-langkah, dan prosedur yang diperlukan untuk mengatasi ancaman dan risiko terkait dengan penerbangan ke Tel Aviv.
(isa/bac)