Koalisi Yaman pimpinan Arab Saudi menuding kelompok Houthi memperoleh teknologi canggih dengan bantuan sejumlah "pihak regional". Koalisi itu juga menyebut Houthi menyimpan senjata di kawasan pegunungan untuk melancarkan serangan rudal ke Arab Saudi.
Juru bicara koalisi, Mayor Jenderal Turki al-Malki, menyampaikan pernyataan tersebut dalam konferensi pers pada Kamis (15/10). Namun, ia tidak menyebutkan pihak regional yang terlibat maupun jenis teknologi canggih yang diperoleh kelompok tersebut.
Lihat Juga : |
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Al-Malki mengatakan Houthi membangun fasilitas penyimpanan senjata di kawasan pegunungan Sanaa, Saada, dan Amran. Kelompok tersebut juga disebut memanfaatkan pintu masuk terowongan dan rongga alami di pegunungan sebagai lokasi peluncuran rudal.
Menurut Al-Malki, pasukan koalisi telah menghancurkan 127 fasilitas penyimpanan senjata Houthi di kawasan pegunungan dalam beberapa hari terakhir. Operasi tersebut juga menyasar sejumlah peluncur rudal untuk melemahkan kemampuan militer kelompok tersebut.
Dilansir Al Arabiya, Houthi sendiri merupakan milisi yang didukung Iran.
Dalam konferensi pers tersebut, koalisi itu menampilkan rekaman serangan terhadap terowongan, gudang senjata, dan peluncur rudal di Sanaa dan Saada. Rekaman itu mencakup serangan terhadap fasilitas penyimpanan rudal balistik di pegunungan sekitar ibu kota Yaman.
Koalisi itu juga memperlihatkan operasi yang menargetkan sejumlah ahli peluncuran rudal balistik Houthi.
Al-Malki turut memaparkan operasi militer terhadap fasilitas yang diduga mendukung upaya perang Houthi di Sanaa, Hodeida, dan Dhamar. Ia mengatakan operasi tersebut dilakukan sebagai respons terhadap serangan Houthi terhadap bandara dan jalur pelayaran.
Ia menuduh Houthi mengeksploitasi infrastruktur sipil dan sumber daya Yaman untuk mendukung operasi militer. Menurut Al-Malki, koalisi telah mengidentifikasi sejumlah fasilitas yang diduga digunakan untuk memasok kebutuhan perang kelompok tersebut.
Sebelumnya, koalisi menyebut Stasiun Pusat al-Sabaha di Sanaa, cadangan bahan bakar bawah tanah, tangki penyimpanan, serta fasilitas pengangkutan dan bongkar muat bahan bakar sebagai lokasi yang diduga memiliki tujuan militer.
Koalisi tersebut menuding Houthi mengalihkan sumber daya yang seharusnya digunakan untuk memenuhi kebutuhan warga sipil Yaman guna mendukung serangan terhadap Arab Saudi dan lalu lintas maritim.
(mge/dna)
