Jepang Keliru Rilis Peringatan Gempa M 9,9

CNN Indonesia
Sabtu, 17 Okt 2026 10:35 WIB
Ilustrasi. Jepang keliru rilis peringatan gempa. Foto: Istockphoto/Kickers
Jakarta, CNN Indonesia --

Otoritas Jepang menarik kembali peringatan yang keliru soal gempa bermagnitudo 9,9 pada Jumat (16/10), beberapa menit setelah mengeluarkan peringatan tersebut.

Badan Meteorologi Jepang (JMA) awalnya memperingatkan bahwa gempa magnitudo 9,9 terjadi di dekat Kepulauan Kuril. Informasi tersebut memicu peringatan darurat yang dikirimkan ke jutaan warga melalui ponsel.

JMA kemudian mengklarifikasi bahwa gempa bermagnitudo 6,9 itu terjadi di dekat Semenanjung Kamchatka Rusia pada kedalaman 160 kilometer tepat pada tengah hari.

"Kami sangat meminta maaf atas ketidaknyamanan dan kekhawatiran yang ditimbulkan masyarakat," kata pejabat JMA Shinya Tsukada, seperti dikutip AFP.

Peringatan itu tidak menimbulkan kepanikan luas, namun sempat mengganggu pelayanan transportasi umum.

Menurut JMA kesalahan tersebut bermula dari anomali penghitungan pusat gempa. Perkiraan besarnya gempa tersebut didasarkan pada asumsi yang salah bahwa pusat gempa berada sekitar 680 kilometer lebih jauh dari Jepang dibandingkan jarak sebenarnya.

Jepang dihantui memori gempa bawah laut berkekuatan 9,0 pada 2011 yang memicu tsunami yang menewaskan 18.500 orang dan menghancurkan pembangkit listrik tenaga nuklir Fukushima.

Menurut media setempat, gempa magnitudo 9,9 akan melepaskan energi sekitar 22 kali lebih besar dibandingkan gempa tahun 2011.

(dna)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK