Sekjen PBB Antonio Guterres Kunjungi RI, Apa Agendanya?
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres melakukan kunjungan resmi Indonesia selama tiga hari pada 17-19 Oktober.
Wakil Juru Bicara untuk Sekjen PBB Farhan Haq mengonfirmasi lawatan ini dan mengungkapkan kegiatan Gutteres selama di Indonesia.
"Besok pagi-pagi sekali [Sabtu, 17 Oktober], Sekretaris Jenderal PBB akan melakukan kunjungan resmi ke Indonesia," kata Haq dalam konferensi pers, Jumat (16/10).
"Dalam serangkaian pertemuannya, beliau akan membahas, antara lain, penguatan kerja sama antara Indonesia dan Perserikatan Bangsa-Bangsa dalam sistem multilateral," imbuhnya.
Selama berkunjung, Guterres akan memberikan penghormatan terhadap komitmen jangka panjang Indonesia dalam operasi pemeliharaan perdamaian PBB.
Dia juga bakal mengunjungi Pusat Misi Pemeliharaan Perdamaian (PMPP) TNI dan bertemu dengan personel Indonesia yang akan segera dikerahkan dalam misi pemeliharaan perdamaian PBB di Republik Afrika Tengah, MINUSCA.
Selain itu Guterres juga akan meletakkan karangan bunga di tugu peringatan untuk menghormati pengorbanan luar biasa dari 50 personel penjaga perdamaian Indonesia yang gugur saat bertugas di bawah bendera PBB.
"Saat berada di Jakarta, Sekretaris Jenderal juga akan menyampaikan pidato mengenai Masa Depan Multilateralisme di Kementerian Luar Negeri," imbuh dia.
Lawatan ini bukan kali pertama Guterres ke Indonesia. Dia pernah berkunjung ke negara ini pada September 2023 untuk menghadiri pertemuan bilateral dalam rangkaian konferensi tingkat tinggi KTT ke-43 ASEAN.
Sebelum Guterres, Sekjen PBB yang pernah mengunjungi Indonesia adalah Kofi Anan. Saat itu, dia menghadiri Spesial ASEAN Leaders Meeting on the Aftermath of Earthquake and Tsunami pada Januari 2005.
Selepas dari pertemuan puncak itu, Anan langsung terbang ke Aceh meninjau dampak tsunami di wilayah tersebut.