Korea Utara Uji Torpedo Baru Berteknologi AI

CNN Indonesia
Sabtu, 17 Okt 2026 22:00 WIB
A 07 October 2004 photo shows the Ohio-class nuclear submarine USS Georgia (SSGN 729)  off the coast of Southern California. The Georgia was taking part in the
Ilustrasi. Korea Utara menguji sistem senjata torpedo baru di bawah laut pada Kamis. KCNA mengeklaim AI dipakai untuk deteksi target dan pemandu torpedo. (Getty Images via AFP/SANDY HUFFAKER)
Jakarta, CNN Indonesia --

Korea Utara (Korut) menguji sistem senjata torpedo baru di bawah laut pada Kamis (15/10). Kantor berita resmi Korut, KCNA, mengeklaim uji coba itu berhasil dan menjadi langkah penting bagi pengembangan angkatan laut negara tersebut.

Menurut KCNA, kecerdasan buatan (AI) dipakai untuk deteksi target dan pemandu pada torpedo baru berkecepatan tinggi dan berpemandu presisi itu, dikutip Reuters, Sabtu (17/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Uji coba tersebut juga memverifikasi teknologi propulsi yang dikembangkan lewat lebih dari 180 kali uji dalam lima tahun terakhir.

KCNA menyebut uji ini bagian dari kegiatan riset pertahanan rutin untuk memajukan sistem persenjataan Korut. Hasilnya diklaim menunjukkan peningkatan efisiensi propulsi serta kinerja sistem propulsi roket torpedo.

Rentetan uji senjata

Uji torpedo ini menjadi yang terbaru dari rentetan peluncuran senjata Korut. Uji coba digelar di tengah meningkatnya ketegangan di Semenanjung Korea, saat kedua Korea berlomba mengembangkan senjata yang mampu menghindari sistem pertahanan rudal.

Sehari sebelumnya, Rabu (14/10), Korut menyatakan telah menguji dua jenis rudal jelajah strategis yang diluncurkan dari kapal selam. Uji itu disebut bertujuan memverifikasi kemampuan misi angkatan laut dan keandalan daya tangkal perang Korut.

Pyongyang tengah berupaya mengembangkan kapal selam rudal modern, selain rudal balistik dan rudal jelajah. Senjata-senjata itu diuji dari berbagai platform, termasuk kapal selam tua.

Rudal hipersonik

Di sisi lain, Presiden Korea Selatan (Korsel) Lee Jae Myung pekan lalu memantau uji tembak rudal hipersonik buatan dalam negeri. Reuters menyebut uji tersebut merupakan yang pertama bagi Korsel.

Senjata yang diuji Seoul berupa hypersonic glide vehicle, yakni senjata yang dapat bermanuver dan berubah arah saat terbang.

Uji coba Korsel itu digelar beberapa hari setelah Korut menyatakan pemimpinnya, Kim Jong Un, turut memantau uji rudal hipersonik jarak menengah.

(fea/fea)
placeholder