19 Orang Tewas Desak-desakan Kala Hujan Guyur Acara Agama di India

CNN Indonesia
Minggu, 18 Okt 2026 08:55 WIB
Medical workers move an injured police officer on a stretcher, following the Durga Puja Pandal stampede, in front of the emergency building of Calcutta Medical College and Hospital in Kolkata on October 16, 2026. At least 17 people were killed and tw
Sekitar 19 orang tewas dan 25 lainnya luka-luka akibat insiden berdesak-desakan saat hujan deras mengguyur acara keagamaan Durga Puja di Kolkata, India, pada Sabtu (17/10). (AFP/STRINGER)
Jakarta, CNN Indonesia --

Sekitar 19 orang tewas dan 25 lainnya luka-luka akibat insiden berdesak-desakan saat hujan deras mengguyur acara keagamaan Durga Puja di Kolkata, India, pada Sabtu (17/10).

Korban tewas dilaporkan terus bertambah setelah sebelumnya sempat diumumkan sebanyak 17 orang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Peristiwa tragis ini bermula ketika guyuran hujan yang datang tiba-tiba memicu kepanikan di tengah kerumunan massa yang berada di luar paviliun festival Hindu tersebut.

Seorang pejabat kepolisian senior yang berada di lokasi kejadian menjelaskan bahwa kepanikan massa dipicu oleh pengumuman yang disampaikan saat hujan mulai turun di malam hari.

Seperti diberitakan AFP, kondisi lorong yang sempit membuat massa tak terkendali saat berusaha menyelamatkan diri dari guyuran air.

"Kerumunan yang menunggu di luar pandal (paviliun) saling mendorong, menarik, dan bergegas ke depan hingga terjatuh ke tanah, yang menyebabkan insiden berdesak-desakan tersebut," kata pejabat kepolisian tersebut.

Menteri Utama Benggala Barat Suvendhu Adhikari mengonfirmasi bahwa terdapat anak di bawah umur yang turut menjadi korban jiwa dalam musibah ini. Pihak berwenang sejauh ini baru berhasil mengidentifikasi sebagian dari jenazah korban.

"Di antara korban tewas terdapat seorang gadis berusia tujuh tahun. Enam jenazah telah diidentifikasi sejauh ini," ujar Adhikari kepada wartawan.

Tragedi ini langsung mendapat perhatian dari jajaran pemerintah pusat. Perdana Menteri India Narendra Modi menyampaikan belasungkawa mendalam atas insiden yang merenggut belasan nyawa tersebut melalui unggahan di akun media sosialnya.

"Insiden berdesak-desakan di Kolkata ini sangat menyedihkan. Turut berduka cita kepada keluarga yang berduka. Semoga para korban luka segera sembuh," tulis Modi.

Tragedi seperti ini sudah sering terjadi di India akibat buruknya penataan kerumunan dan minimnya pengawasan keselamatan, terutama saat festival agama atau acara besar yang dipadati jutaan orang.

Saat ini, kepolisian setempat telah mengamankan rekaman kamera pengawas (CCTV) di area festival untuk mengusut potensi kelalaian dari pihak penyelenggara maupun petugas lapangan.

(fln/end)
placeholder