Sekjen PBB Guterres: Indonesia Pilar Multilateralisme

CNN Indonesia
Selasa, 20 Okt 2026 05:30 WIB
Sekretaris Jenderal (Sekjen) Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres menyampaikan paparannya saat kunjunggannya di Kantor Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Senin (19/10/2026). Kunjungan tersebut untuk menghadiri kegiatan Foreign Policy Circ
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres berpidato di Kemlu RI pada Senin (19/10). Foto: ANTARA FOTO/Fauzan
Jakarta, CNN Indonesia --

Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres memuji Indonesia dengan menyebutnya pilar multilateralisme.

Dalam acara acara Foreign Policy Circle Talks yang diselenggarakan Kementerian Luar Negeri Republik Indonesia (Kemlu RI), Guterres mengatakan bahwa Indonesia saat ini memainkan peran berpengaruh dalam membentuk kerja sama internasional di seluruh Asia-Pasifik dan Global South.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Indonesia adalah pilar multilateralisme," kata Guterres di acara bertajuk Eight Decades of the United Nations: What's Next?, Senin (19/10).

"(Indonesia merupakan) anggota penting ASEAN, G20, D8, BRICS, APEC, dan Organisasi Kerja Sama Islam, di antara banyak lainnya, dan tentu saja tidak lupa, Perserikatan Bangsa-Bangsa," ucap Guterres.

Guterres berujar ia mengakui kepemimpinan Indonesia dalam membantu menjalin dan memperkuat hubungan ASEAN-PBB, sebuah kemitraan yang mencakup perdamaian dan keamanan, pembangunan, dan hak asasi manusia.

"Indonesia adalah bridge builder diplomatik yang diakui dan dihormati di PBB dan di luar PBB," tuturnya.

Pada kesempatan itu, Sekjen PBB yang akan pensiun pada Desember 2026 tersebut juga menyampaikan terima kasih atas partisipasi berkelanjutan Indonesia dalam pasukan penjaga perdamaian PBB.

Ia menuturkan saat ini ada sekitar 2.000 personel pasukan penjaga perdamaian dari Indonesia yang terdiri dari laki-laki maupun perempuan.

"Dan saya ingin berterima kasih kepada Indonesia karena telah menjadi tuan rumah bersama Pertemuan Menteri Penjaga Perdamaian PBB tahun depan di Jakarta. Hari ini saya sangat terkesan dengan kunjungan saya ke pusat pelatihan penjaga perdamaian yang memberi kita jaminan bahwa pasukan penjaga perdamaian Indonesia akan menjadi pilar fundamental misi penjaga perdamaian di seluruh dunia," ucapnya.

(blq/dna)