HUT ke-77, Rombongan Mobil Netanyahu Dilempar Botol saat Lewat Pasar

CNN Indonesia
Jumat, 23 Okt 2026 12:25 WIB
Israeli Prime Minister Benjamin Netanyahu participates in a joint press conference with US President Donald Trump (off frame) in the State Dining Room of the White House in Washington, DC on September 29, 2025. US President Donald Trump said on Monda
Iring-iringan mobil Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilempari botol kaca di Pasar Mahane Yehuda, Yeursalem, Kamis (22/10). (Foto: AFP/Andrew Caballero-Reynolds)
Jakarta, CNN Indonesia --

Iring-iringan mobil Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu dilempari botol kaca di Pasar Mahane Yehuda, Yeursalem, pada Kamis (22/10), tepat saat mau merayakan hari ulang tahunnya yang ke-77.

Insiden itu terekam dalam video dan viral di media sosial. Dalam video itu tampak mobil iring-iringan melintas jalan yang sudah dikondisikan sehingga lengang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Di kiri-kanan jalan, banyak warga yang menunggu atau sekadar merekam video. Lalu, saat mobil melintas, tetiba botol kaca meluncur dari arah warga.

"Insiden tak biasa di Pasar Mahane Yehuda di Yerusalem: botol kaca dilempar ke arah iring-iringan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu, tak terjadi kerusakan apapun," demikian keterangan salah satu akun berbahasa Ibrani yang mengunggah video tersebut.

Petugas keamanan dan polisi kemudian bergegas menerobos kerumunan warga mencari dan berusaha menangkap pelempar botol.

Saat di Pasar Mahane, Netanyahu dan istrinya Sara disambut dengan alunan musik perayaan ulang tahun. Berdasarkan rekaman yang beredar tampak beberapa peserta mengibarkan bendera Partai Likud, serta bendera singa dan matahari.

Di video itu, Netanyahu juga mengayun-ayunkan bunga sebelum dilempar ke kerumunan.

Menanggapi insiden pelemparan botol itu, politikus sayap kanan ekstrem sekaligus Menteri Keamanan Nasional Itamar Ben Gvir mengutuk keras.

"Hasutan yang diarahkan ke perdana menteri, dan tindakan yang diambil terhadapnya, punya konsekuensi," kata Ben Gvir, dikutip Jerusalem Post.

Dia lalu berujar, "Saya katakan ke mereka yang berada di sayap kiri: bertindaklah secara bertanggung jawab. Kata-kata bisa membunuh."

Insiden itu juga terjadi jelang pemilihan umum yang akan digelar pada 27 Oktober. Menurut berbagai jajak pendapat, posisi Netanyahu dan Partai Likud terancam.

Jajak pendapat lain juga menyebut tingkat popularitas dan kepercayaan publik Israel terhadap Netanyahu menurun menyusul agresi di Gaza, perang dengan Iran hingga Hizbullah di tengah ekonomi yang sulit.

(isa/rds)
placeholder