Macron Tuding Kelompok Kiri Hasut Demo Rusuh Prancis

CNN Indonesia
Jumat, 23 Okt 2026 16:30 WIB
Presiden Emmanuel Macron menuduh kelompok kiri memicu kerusuhan dalam demo Prancis. (REUTERS/Brendan McDermid)
Jakarta, CNN Indonesia --

Presiden Emmanuel Macron menuduh kelompok kiri memicu kerusuhan dalam demo Prancis.

Dalam pernyataan di Istana Elysee pada Kamis (22/10), Macron mengatakan aksi penjarahan dan anarki pada demo akhir pekan lalu merupakan tindakan penghasutan oleh kelompok kiri ekstrem.

Ia menuduh kelompok kiri berupaya "menjatuhkan republik".

Sejalan dengan itu, Macron menyatakan Prancis akan melarang demo-demo yang tidak berizin dan akan membatasi demo-demo yang diselenggarakan oleh serikat pekerja dengan meminta mereka mengambil rute alternatif di luar pusat kota. Hal ini dilakukan untuk melindungi toko-toko dari aksi penjarahan.

Macron juga menyampaikan ia akan mengadakan pertemuan dewan pertahanan negara pada Jumat (23/10) untuk mengambil tindakan lebih lanjut.

Pada Sabtu (17/10), kerusuhan terjadi di berbagai wilayah Prancis dalam gelombang demonstrasi terbaru. Sejumlah massa membakar dan menjarah pertokoan, serta melakukan vandalisme ke berbagai bangunan, termasuk milik pemerintah.

[Gambas:Video CNN]

Lebih dari 1.200 orang ditangkap selama kerusuhan tersebut, dikutip dari Al Jazeera.

Pemerintah pun memberlakukan jam malam di sejumlah wilayah, terutama di area yang menjadi lokasi kerusuhan.

Demo di Prancis awalnya meletus pada akhir September yang diinisiasi oleh murid. Para siswa di wilayah pinggiran memprotes sistem pendidikan yang buruk, terutama minimnya kehadiran guru di sekolah.

Demo kemudian meluas ke berbagai wilayah dan kalangan. Para pedemo kini juga memprotes tingginya biaya hidup.

(blq/bac)


KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK