Filipina Gelar Sayembara Tangkap Tokoh Perang Narkoba Duterte

CNN Indonesia
Minggu, 25 Okt 2026 05:50 WIB
Pemerintah Filipina menggelar sayembara untuk menangkap buroh tokoh perang narkoba, Ronald 'Bato' Dela Rosa, dengan hadiah Rp14,2 miliar.
Pemerintah Filipina menggelar sayembara untuk menangkap buroh tokoh perang narkoba, Ronald 'Bato' Dela Rosa, dengan hadiah Rp14,2 miliar. (AFP/JAM STA ROSA)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pemerintah Filipina menggelar sayembara penangkapan seorang buron. Barang siapa yang berhasil menemukan dan menangkap eks senator sekaligus kepala kepolisian Filipina Ronald 'Bato' Dela Rosa bakal diberi hadiah sebesar 50 juta peso atau sekitar Rp14,2 miliar.

Dela Rosa adalah tokoh penegak hukum utama dalam operasi perang narkoba yang dilakukan mantan Presiden Filipina Rodrigo Duterte. Hampir setahun setelah Mahkamah Pidana Internasional (ICC) memerintahkan untuk menangkapnya, Dela Rosa belum juga berhasil ditemukan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dela Rosa bersembunyi selama berbulan-bulan sebelum pengadilan ICC di Den Hag membuka segel surat perintah penangkapan terhadapnya pada November 2025. Pada Mei 2026 ini, Dela Rosa resmi berstatus buron.

Hadiah tersebut ditawarkan hanya sebulan sebelum Duterte diadili pada 30 November atas kejahatan kemanusiaan berupa pembunuhan dan percobaan pembunuhan.

"Mulai hari ini, Senator Bato akan dianggap bersenjata dan berbahaya. Kami menetapkan hadiah 50 juta peso untuk penangkapannya," ujar Menteri Dalam Negeri Juanito Victor Remulla, dalam konferensi pers, Jumat (23/10), melansir The Strait Times.

Remulla menyebut Dela Rosa sebagai pengecut lantaran terus bersembunyi.

"Sudah saatnya bertindak tegas. Sudah saatnya menegakkan keadilan bagi para korbannya," tambah Remulla.

Dela Rosa sendiri sebelumnya sempat keluar dari persembunyiannya selama berbulan-bulan pada medio Mei lalu. Namun, ia berhasil lolos beberapa hari kemudian.

[Gambas:Video CNN]

(asr)