Pejabat 3 Negara Aliansi Mekkah Kunjungi Iran, Ada Apa?

CNN Indonesia
Senin, 26 Okt 2026 21:00 WIB
Turkish President Tayyip Erdogan shakes hands with Pakistan's Prime Minister Shehbaz Sharif  as Saudi Crown Prince Mohammed bin Salman looks on after they signed a joint defense agreement in Mecca, Saudi Arabia, August 7, 2026. Murat Cetinmuhurdar/Tu
Para pemimpin Turki, Arab Saudi, dan Pakistan saat meresmikan Aliansi Pertahanan Mekkah (MDA) pada Agustus lalu. (Foto: via REUTERS/Murat Cetinmuhurdar/PPO)
Jakarta, CNN Indonesia --

Pejabat senior Turki, Arab Saudi, dan Pakistan bertemu dengan para pejabat Iran di Teheran pada Senin (26/10). Pertemuan ini berlangsung ketika Iran masih belum juga mencapai kesepakatan menghentikan perang dengan Amerika Serikat.

Lawatan pejabat Turki, Arab Saudi, dan Pakistan ke Teheran ini juga berlangsung tak lama setelah ketiga negara sepakat membentuk aliansi keamanan Mecca Defence Alliance (MDA).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Iran menuturkan lawatan ketiga negara anggota Aliansi Mekkah ini dilakukan untuk membahas keamanan regional di tengah ketegangan antara Washington dan Teheran sejak perang antara keduanya pecah pada Februari lalu.

Kunjungan tersebut menjadi bagian dari upaya negara-negara anggota Aliansi Mekah untuk meredakan ketegangan melalui dialog dan jalur diplomatik.

Wakil Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Ali Bagheri, mengatakan para pejabat dari ketiga negara tersebut akan mengunjungi Teheran untuk membahas mempromosikan kerangka kerja keamanan regional di Asia Barat.

Menurut Bagheri, para pejabat yang berkunjung juga akan bertemu dengan Sekretaris Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran, Mohsen Rezaei, untuk membahas berbagai persoalan keamanan di kawasan.

Bagheri menegaskan Iran menentang intervensi dan pengaruh kekuatan eksternal di kawasan tersebut.

Meski demikian, Bagheri tidak menyebutkan waktu pasti pelaksanaan pertemuan. Media Iran melaporkan pembicaraan tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin (26/10).

Bagheri mengatakan pertemuan itu akan melibatkan Menteri Pertahanan Arab Saudi, Pangeran Khalid bin Salman; Kepala Staf Angkatan Darat Pakistan, Asim Munir; serta seorang pejabat senior Turki.

Sementara itu, dikutip Anadolu Agency, sumber keamanan Turki mengatakan Kepala Organisasi Intelijen Nasional Turki, Ibrahim Kalin, akan mewakili Ankara dalam pertemuan tersebut.

Tujuan kunjungan negara Aliansi Mekah

Wakil Menteri Luar Negeri Arab Saudi untuk Diplomasi Publik, Raid Krimly, turut mengonfirmasi kunjungan tersebut melalui unggahan di media sosial X.

Krimly mengatakan para pejabat yang berkunjung juga dijadwalkan bertemu dengan Presiden Iran Masoud Pezeshkian, selain Mohsen Rezaei.

Ia menjelaskan kunjungan tersebut merupakan bagian dari upaya anggota Aliansi Mekah untuk meredakan ketegangan di tengah krisis yang sedang berlangsung antara AS dan Iran.

Menurut Krimly, pertemuan itu juga bertujuan mendorong dialog dan penyelesaian diplomatik, sekaligus mendukung upaya mediasi yang dipimpin Qatar dan Pakistan.

Ia menilai komunikasi antara negara-negara tersebut mencerminkan upaya anggota aliansi untuk memperkuat keamanan dan stabilitas regional.

Krimly menambahkan, negara-negara anggota Aliansi Mekah bertekad bekerja sama dengan seluruh negara di kawasan untuk mencapai tujuan tersebut.

(mge/rds)
placeholder