Saudi Cegat Dua Rudal Balistik Houthi di Riyadh, 1 Orang Terluka

CNN Indonesia
Jumat, 30 Okt 2026 07:32 WIB
What is said to be a missile is launched in what Yemen's Iran-aligned Houthis say is an attack on the Red Sea port city of Mocha, Yemen, at an unknown location in this still image taken from video released August 9, 2026.  Houthi Media Centre/Handout
Saudi kembali cegat dua rudal balistik yang ditembakkan milisi Houthi Yaman ke ibu kota Riyadh. Foto: via REUTERS/HOUTHI MEDIA CENTRE
Jakarta, CNN Indonesia --

Kelompok milisi Houthi Yaman dilaporkan meluncurkan dua rudal balistik ke arah ibu kota Arab Saudi, Riyadh, pada Kamis (29/10). Satu orang terluka dalam serangan tersebut.

Koalisi pimpinan Saudi di Yaman menyatakan kedua rudal berhasil dicegat dan dihancurkan, namun pecahan pelurunya melukai seorang warga di Riyadh.

Badan Pertahanan Sipil Saudi juga menyatakan serpihan peluru merusak sebuah rumah dan sebuah kendaraan di ibu kota.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sebelumnya pada Rabu (28/10) koalisi Saudi juga telah mencegat dan menghancurkan sebuah rudal balistik yang diluncurkan ke arah kota Taif di barat Saudi.

Sementara pada hari sebelumnya, puing-puing dari dua rudal balistik yang dicegat merusak sebuah bangunan, proyek konstruksi, dan sebuah kendaraan di Riyadh.

Dalam sebuah pernyataan, juru bicara Houthi Yahya Saree mengatakan pihaknya meluncurkan enam operasi militer di Saudi pada Kamis yang menargetkan kilang minyak Ras Tanura, fasilitas Aramco di Abqaiq, Bandara Internasional King Khalid di Riyadh, Bandara Internasional King Fahd di Dammam, kilang minyak Rabigh, dan markas besar pasukan Saudi di Najran.

Namun, belum ada pernyataan dari Arab Saudi mengenai serangan-serangan di wilayah tersebut.

(blq/dna)
LIHAT SELENGKAPNYA