Prancis Siaga Demo 'Halloween' Besok, 70 Ribu Polisi Dikerahkan

CNN Indonesia
Jumat, 30 Okt 2026 10:35 WIB
Prancis siaga demonstrasi besar akhir pekan ini. Foto: REUTERS/Abdul Saboor
Jakarta, CNN Indonesia --

Menteri Dalam Negeri Prancis Laurent Nuñez memperingatkan adanya risiko kerusuhan pada akhir pekan ini, seiring beredarnya seruan demo di kalangan masyarakat.

Dalam pernyataan kepada wartawan pada Kamis (29/10), Nuñez mengatakan sekitar 70.000 aparat kepolisian akan dikerahkan ke seluruh Prancis untuk membantu mengamankan situasi di tengah potensi demonstrasi pada akhir pekan.

"Tanggal 31 Oktober menghadirkan risiko kerusuhan publik yang sangat tinggi," kata Nuñez, seperti dikutip Le Monde.

Gerakan Rompi Kuning dan serikat mahasiswa Prancis telah menyerukan aksi protes baru pada Sabtu (31/10) yang diprediksi terjadi dalam skala besar.

Demonstrasi ini digelar dua minggu setelah Prancis dilanda demo ricuh pada 17 Oktober, di mana toko-toko dijarah dan berbagai bangunan dibakar serta dirusak.

Nuñez mengatakan pihak berwenang telah mendeteksi seruan di media sosial untuk berkumpul merayakan Halloween pada Sabtu malam yang menyerukan "revolusi". Ia mengatakan seruan tersebut disebarkan oleh kelompok sayap kiri radikal dan beberapa aktivis Rompi Kuning yang telah terkena radikalisasi.

"Pertemuan-pertemuan ini akan dilarang," katanya.

Prancis telah diguncang demo besar sejak akhir September lalu. Demo mulanya meletus dengan diinisiasi para siswa yang mengeluhkan buruknya sistem pendidikan, terutama di sekolah-sekolah wilayah pinggiran.

Demo kemudian meluas ke berbagai kalangan dengan kemarahan yang melebar pula, umumnya buntut tingginya biaya hidup serta ketidaksetaraan.

(blq/dna)
KOMENTAR

ARTIKEL TERKAIT
TOPIK TERKAIT
TERPOPULER
LAINNYA DARI DETIKNETWORK