Learjet 60 Jatuh Menukik-Meledak di AS, Kecepatan 137 Meter Per Detik
Terungkap kecepatan pesawat jet pribadi Learjet 60 yang jatuh menimpa darat dan meledak di Palm Beach County, Florida, Amerika Serikat, Minggu (1/11) waktu setempat.
Pesawat yang dipiloti seorang wanita 20 tahun itu berada pada kecepatan 137 meter per detik ketika menukik tajam dan menghantam daratan hingga meledak, dikutip dari CNN.
Semua penumpang yang berjumlah sembilan orang termasuk pilot dan kopilot tewas dalam kecelakaan tersebut.
Gubernur Florida Ron DeSantis mengatakan kecelakaan pesawat Learjet 60 itu sangat mengerikan.
"Itu adalah kecelakaan pesawat yang sangat dahsyat. Pesawat itu tampak seperti rudal yang jatuh," ujar Gubernur Ron DeSantis.
Pesawat Learjet 60 itu mengalami kecelakaan saat dalam perjalanan dari Austin, Texas, menuju Bahama pada Minggu. Learjet 60 kemudian jatuh dari dari udara, menciptakan kawah besar di dekat kendaraan yang sedang melintas di Palm Beach County, Florida.
Dewan Keselamatan Transportasi Nasional AS (National Transportation Safety Board/NTSB) menyatakan pada Senin bahwa satu orang di darat mengalami cedera pada bagian kaki. Sebelumnya, pihak berwenang sempat menyebutkan tidak ada laporan mengenai korban cedera di darat.
NTSB menyebut bahwa pesawat tersebut kemungkinan sudah hancur berkeping-keping sebelum jatuh menimpa daratan dan meledak.
Saat kejadian, wilayah lokasi jatuhnya pesawat tengah dilanda hujan deras dan badai petir.
Jared Isaacman, melalui unggahan di X, menyoroti pengalaman mengerikan yang dialami oleh orang-orang di dalam pesawat tersebut, termasuk kopilot yang berusia 20 tahun.
"Dia menjalankan tugasnya, berkomunikasi dengan (pengatur lalu lintas udara) hingga saat-saat terakhir dalam situasi yang menakutkan," tulis Isaacman.
"Kemungkinan besar, jauh sebelum komunikasi-komunikasi terakhir itu dilakukan, dia sudah tahu bahwa dirinya akan meninggal."
Lihat Juga :KILAS INTERNASIONAL Trump Kelabakan di Pemilu Sela sampai RI Desak Rusia Stop Rekrut WNI |
Sebuah pesawat jet bisa hancur di udara saat mengalami laju penurunan yang sangat tinggi. Hal itu membuat penumpang terpapar oleh tekanan fisik yang ekstrem.
Video di media sosial memperlihatkan pesawat jet tersebut menghantam tanah di samping jalan raya lalu meledak.
Para pilot melaporkan adanya es pada ketinggian 10.668 meter, namun kemudian melaporkan bahwa pesawat turun dengan kecepatan 3.048 meter per menit, yang dengan cepat meningkat menjadi 6.705 meter per menit.
(bac)