Maskapai Singapura, Singapore Airlines (SIA), menyatakan sekitar 46 ribu data pemesanan tiket terkena serangan siber yang melibatkan Amadeus AMA.MC.
Dalam pernyataan pada Selasa (3/11), Singapore Airlines menyatakan puluhan ribu data pelanggan telah diakses secara ilegal dalam insiden peretasan yang dialami Amadeus. Peretasan ini juga dialami oleh maskapai Cathay Pacific Airways, Japan Airlines, hingga Asiana Airlines.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir dari Reuters, Singapore Airlines menyebut data yang diretas meliputi nama pelanggan, nomor referensi pemesanan, rencana perjalanan, dan kelas pemesanan.
Selain itu, 620 catatan pemesanan yang mencakup informasi seperti alamat email, nomor telepon, detail perjalanan, dan nomor keanggotaan KrisFlyer juga diyakini telah diretas.
Amadeus adalah perusahaan teknologi asal Spanyol yang menyediakan platform pemesanan tiket pesawat, reservasi hotel, layanan kereta api, dan teknologi operasional bagi maskapai penerbangan serta agen perjalanan di seluruh dunia.
Platform ini dipakai oleh berbagai maskapai internasional, termasuk Cathay Pacific, Japan Airlines, dan Singapore Airlines.
Amadeus telah menyatakan bahwa data rekening bank atau kartu kredit tidak bocor dalam peristiwa ini.
Singapore Airlines telah menghubungi pelanggan yang terdampak yang memiliki rencana perjalanan di masa mendatang untuk menawarkan perubahan nomor pemesanan sebagai tindakan pencegahan.
SIA sementara itu memastikan sistem IT mereka tidak terdampak dalam insiden ini.
(bac)

