Seorang anggota Korps Marinir Amerika Serikat meninggal dunia setelah mengalami insiden saat latihan di Cam Schwab, Okinawa, Jepang pada Selasa (3/11).
Insiden tersebut terjadi di Okinawa, tepatnya di Pangkalan Korps Marinir yang terletak di dekat pesisir timur laut Prefektur Okinawa.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dilansir Fox News, anggota Marinir tersebut yang identitasnya belum diungkapkan oleh pihak militer, merupakan bagian dari Divisi Marinir ke-3.
"Dengan berat hati, Divisi Marinir ke-3 mengumumkan meninggalnya seorang anggota Marinir menyusul insiden saat latihan di Camp Schwab, Okinawa, Jepang pada 3 November 2026," demikian pernyataan Divisi Marinir ke-3.
"Kami menyampaikan belasungkawa sedalam-dalamnya kepada keluarga dan orang-orang terkasih dari anggota Marinir kami," lanjut pernyataan tersebut.
Juru bicara untuk Pasukan Ekspedisi Marinir III, Letnan Tyler Thomas, mengatakan identitas anggota Marinir itu kemungkinan akan dirahasiakan hingga 24 jam setelah pihak keluarga terdekat diberitahu.
Selain itu pihak militer juga belum mengungkapkan apakah anggota Marinir tersebut meninggal di lokasi kejadian di Camp Schwab atau setelah dilarikan di rumah sakit. Thomas juga menolak memberi tahu apakah ada orang lain yang mengalami cedera.
Saat ini ada sekitar 50 ribu tentara AS yang ditempatkan di Jepang, di mana sebagian besar di antaranya berpangkalan di Okinawa. Pulau tersebut berada di bawah kendali AS sejak Perang Dunia II hingga tahun 1972.
Saat ini hampir 80 ribu warga Amerika tinggal di Okinawa, termasuk sekitar 30 ribu personel aktif dari keempat matra angkatan bersenjata. Korps Marinir merupakan kelompok dengan jumlah personel terbesar di sana.
(dna)

