"Saya sudah punya jadwal sendiri," kata Agus saat ditemui di Pesing, Jakarta Barat, Kamis (3/11).
Menurut Agus, dia melakukan konsolidasi dengan Sylviana Murni terkait agendanya Jumat. Bagi dia, semua akan berjalan dengan dinamis. Namun, Agus mengatakan akan melihat perkembangan situasi sepanjang hari ini untuk disesuaikan dengan agenda kegiatannya dan Sylviana.
Lihat juga:Pimpinan FPI: Kami Bertekad Aksi Damai |
Agus pun tak bosan-bosan memberikan imbauan kepada masyarakat yang akan berpartisipasi pada aksi unjuk rasa 4 November.
Memang, kata dia, Indonesia adalah negara demokrati dan tak ada larangan bagi masyarakat yang mau menyampaikan aspirasinya.
Namun dia mengingatkan bahwa semua itu harus dilakukan dengan aman dan sesuai kodidor hukum yang berlaku di Indonesia. Itu semua harus dipatuhi agar aksi hari ini tak berujung pada aksi provokasi terhadap warga.
"Kita ingin terhindar dari segala provokasi yang bisa menghadirkan efek destruktif," kata dia.
Aksi unjuk rasa itu bertujuan menuntut aparat penegak hukum memproses secara hukum calon Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama karena diduga melakukan penistaan agama.
Rencananya ada sekitar 100 ribuan orang yang akan long march dari Masjid Istiqlal menuju Balai Kota dan Merdeka Barat melewati Patung Kuda. Titik demo terakhir berlokasi di Istana Presiden.
Pihak kepolisian bersama TNI telah menyiagakan sekitar 18.000 personel keamanan untuk mengawal demo itu.