Saat Kapolri dan Panglima TNI Berada di Lautan Istigasah

Priska Sari Pratiwi | CNN Indonesia
Jumat, 18 Nov 2016 08:33 WIB
Kapolri mengapresiasi Panglima TNI yang berinisiatif menggelar acara doa bersama di Silang Monas untuk menghadapi gejolak sosial yang terjadi belakangan ini. Kapolri mengapresiasi Panglima TNI yang berinisiatif menggelar acara doa bersama untuk menghadapi gejolak yang terjadi belakangan ini. (CNNIndonesia/Adhi Wicaksono)
Jakarta, CNN Indonesia -- Kepala Polri Jenderal Tito Karnavian menyinggung soal pemilihan kepala daerah DKI Jakarta dalam acara istigasah atau doa bersama ribuan prajurit TNI/Polri dan anak yatim di halaman Tugu Monas, Jumat (18/11) pagi.  Di sisi lain, dia pun menyampaikan apresiasinya kepada Panglima TNI Gatot Nurmantyo dalam acara tersebut.

Tito menyampaikan Pilkada DKI termasuk momen penting di antara 101 pilkada serentak yang akan digelar pada Februari 2017. Hal ini terkait kasus dugaan penistaan agama yang menimpa salah satu kandidat calon gubernur petahana DKI Basuki Tjahaja Purnama.

"Saya mengimbau agar proses ini dikembalikan ke proses hukum, tidak dicampurkan dengan politik, suku, agama, dan ras," ujar Tito saat menyampaikan sambutan.

Mantan Kapolda Metro Jaya ini menegaskan prinsip persamaan di muka hukum. Tito pun memastikan bahwa instansinya akan berkomitmen mengawal kasus tersebut sampai tingkat kejaksaan hingga pengadilan.

Ia tak menampik bahwa gelaran pilkada serentak ini akan menimbulkan polarisasi di masyarakat. Sebab masyarakat akan terpisah dengan pilihan calon kandidatnya masing-masing. Hal itu yang dinilai Tito akan menimbulkan kerawanan lantaran muncul kompetisi.

Aparat Berbaur

Tak hanya soal Pilkada, Tito pun mengapresiasi Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo yang berinisiatif menggelar acara doa bersama. Acara ini dinilai penting bagi bangsa Indonesia dalam menghadapi gejolak belakangan ini.

Dalam acara doa bersama ini ribuan aparat baik dari TNI maupun polri berbaur memadati kawasan Monas.

Penampilannya pun beragam dengan seragam lengkap dan baret di kepala. Namun ada pula yang menggantinya dengan peci sambil membawa alas salat berupa sajadah. Ribuan anak yatim turut diundang dalam acara ini. (asa/asa)
TOPIK TERKAIT
Lihat Semua
SAAT INI
BERITA UTAMA
REKOMENDASI
TERBARU
LAINNYA DI DETIKNETWORK
LIVE REPORT
LIHAT SELENGKAPNYA

ADVERTISEMENT

TERPOPULER