Menurut Setya, komitmen Golkar dan PDIP tidak berubah, pascapenetapan Ahok sebagai tersangka kasus dugaan penistaan agama. Kedua partai itu juga disebut menyerahkan sepenuhnya penanganan perkara yang menyeret Ahok kepada penegak hukum.
"Keputusan kami berkaitan dengan Pilkada DKI, kami berkomitmen mendukung saudara Ahok dan segala sesuatu masalah hukum kami serahkan kepada pihak yang berwenang," kata Setya di Jalan Teuku Umar Nomor 27, Jakarta, Minggu (20/11).
Menurut Hasto, wajar jika parpol memiliki ambisi untuk memenangkan calon kepala daerah yang diusung pada Pilkada. Namun, parpol harus tetap menjunjung aturan main agar demokrasi selama Pilkada terjaga.
"Tentu saja di dalam Pilkada setiap parpol pasti ingin memenangkan jagonya. Tetapi mari kami junjung tinggi demokrasi, kami pahami aturan main terhadap segala sesuatunya. Berkaitan dengan demonstrasi, percayakan sepenuhnya kepada pemerintah," kata Hasto.
Saat bertemu Megawati tadi, Setya terlihat didampingi pengurus teras DPP Golkar Nurul Arifin dan Nusron Wahid. Sementara Megawati didampingi Hasto dan Ahmad Basarah.
Menurut Hasto, pertemuan Megawati dengan Setya sebenarnya telah direncanakan sejak lama. Namun, kesempatan itu baru diwujudkan pada hari ini.
"Tentu saja pertemuan untuk memperkuat tali silaturahmi, dan Golkar kan sudah secara resmi dengan Presiden Jokowi dan Wakil Presiden Jusuf Kalla mendukung," katanya.