FBR mendeklarasikan dukungan kepada Agus-Sylvi di lapangan PIK Penggilingan, Cakung Jakarta Timur, pada Minggu (20/11). Dukungan itu pertama kali dideklarasikan oleh FBR Korwil Jakarta Timur.
Ia memperkirakan akan ada ribuan suara dari kader FBR kepada Agus-Sylvi. Perkiraan tersebut berdasarkan perhitungan jumlah kader FBR di Jakarta.
Lutfi mengatakan, saat ini FBR memiliki 360 gardu yang setiap gardunya memiliki anggota hingga 100 orang. Selain gardu, FBR memiliki sekitar 200 pos yang masing-masing pos memiliki anggota kurang dari 100 orang.
"Saya tak ingin menyebut jumlah pasti. Tetapi ada ribuan kader yang akan berikan suaranya kepada Agus-Sylvi. Ribuan kader itu juga akan mengajak anggota keluarganya untuk ikut mencoblos Agus-Sylvi," kata Lutfi saat dihubungi CNNIndonesia.com.
Bentuk dukungan lain dari FBR adalah dengan mengerahkan kader-kadernya sebagai pengawas saat penghitungan suara di tempat pemungutan suara (TPS). "Di setiap wilayah, pojokan Jakarta, akan ada kader FBR yang bisa kami jadikan sebagai mesin politik," ujar Lutfi.
Ia mengklaim tak ada transaksi politik antara FBR dengan pasangan Agus-Sylviana. Dukungan organisasinya, menurut dia, murni karena faktor Sylviana sebagai tokoh kelahiran Jakarta.
"Kami ikhlas karena Sylviana orang Betawi. Ke depan, kami hanya ingin agar ada perhatian khusus kepada warga Betawi sebagai penduduk inti Jakarta. Kebudayaan Betawi harus dihidupkan sehingga bisa menjadi penyaring untuk mencegah dampak negatif dari kebudayaan asing," tutur Lutfi. (wis/yul)