"Semuanya masih dalam margin of error. Jadi suatu saat nanti kami yang di atas, suatu saat di tengah. Artinya, pada saat ini semuanya masih dalam posisi seimbang. Kami kerja keras saja," ujar Anies di Jakarta, kemarin.
Terakhir, survei dari Charta Politika menempatkan Anies-Sandiaga Uno di peringkat buncit dengan perolehan 26,7 persen. Sementara, Agus Harimurti Yudhoyono-Sylviana Murni mendapat 29,5 persen dan Basuki Tjahaja Purnama-Djarot Saiful Hidayat meraih 28,9 persen.
Direktur Charta Politika Yunarto Wijaya sebelumnya menjelaskan, hasil survei menunjukan tidak ada pasangan calon yang unggul dominan atas lawannya. Sebab, persentase yang dihasilkan masih di bawah margin of error.
"Menurut saya, bisa disimpulkan dari survei yang dilakukan situasi masih sangat cair dan dinamis di antara kandidat. Kalau saat ini Pilkada dilakukan mereka sangat berimbang dan memiliki peluang yang sama," kata Yunarto.
Tercatat, hanya satu lembaga survei yakni Lingkaran Survei Indonesia (LSI) yang menempatkan Anies-Sandi unggul di posisi pertama dengan 31,9 persen.
Anies mengatakan, ia dan Sandiaga akan terus berkampanye meski selalu mendapat peringkat terbawah versi lembaga survei. Strategi 'blusukan' yang dijalankan selama ini akan tetap mereka pertahankan.
"Strategi kami akan terus begitu. Menangkap aspirasi, dan kami juga akan terus intensifkan di media sosial," ucap Anies. (abm/yul)