Peristiwa robohnya spanduk Ahok, sapaan Basuki, dilaporkan oleh seorang warga bernama Muhammad Gufron yang tengah melintas di kawasan Matraman. Dia menemui spanduk Ahok roboh di tiga titik di sepanjang Jalan Matraman menuju Pramuka.
Ia menduga spanduk Ahok sengaja dirobohkan. Dugaan itu karena dari tiga spanduk calon gubernur DKI Jakarta yang dipajang bersama di lokasi tersebut, hanya spanduk Ahok saja yang copot tergeletak di jalan.
Ghufron juga melihat bekas pencopotan di spanduk tersebut. Namun ia mengaku tidak menyaksikan langsung aksi pencopotan spanduk Ahok.
"Spanduk masih ada bekas pencopotan," ujarnya.
Komisioner Badan Pengawas Pemilu DKI Jakarta Muhammad Jufri mengaku belum menerima laporan perihal dugaan pencopotan spanduk Ahok.
"Saya baru pulang dari Yogyakarta, masih di bandara, belum menerima laporan apapun dari Panwaslu setempat," kata Jufri saat dihubungi.