Permintaan Jakmania yang bertemu Agus hanya satu, dan itu selalu sama di setiap tempat, yaitu agar Persija Jakarta diberi stadion atau homebase baru.
Permintaan dianggap lumrah lantaran sejak Stadion Lebak Bulus diratakan dengan tanah Persija tak lagi memiliki homebase yang pasti. Kadang mereka menggunakan Stadion Utama Gelora Bung Karno, atau bahkan 'dilempar' ke Stadion Manahan Solo.
Atas ketidakjelasan itu, para Jakmania ingin gubernur baru DKI Jakarta membangun stadion untuk tim kesayangannya. Agus Yudhoyono pun dimintai hal yang sama.
Saat menyambangi kawasan Tambora, kemarin, Agus disambut oleh sejumlah Jakmania yang membawa sejumlah poster. Ukuran poster tersebut memang kecil, tapi isi tulisan dari poster itu cukup menjadi pusat perhatian.
"Enggak ada stadion, enggak ada suara." Itulah kata-kata yang tertera dalam poster yang ditulis oleh Jakmania Angke Bokies.
Menanggapi hal itu, Agus mmenyatakan dirinya seorang penggemar olahraga khususnya sepak bola. Dia mengaku punya ambisi mengembangkan prestasi olahraga di Jakarta.
"Saya adalah orang yang mencintai olah raga sehingga saya sangat ingin mengembangkan prestasi olah raga di Jakarta, khususnya juga sepak bola," kata Agus.
Demi memajukan prestasi persebakbolaan di Jakarta, Agus menekankan perlunya tindakan konkret, bukan hanya sekadar wacana.
Salah satunya, Agus menjabarkan, melalui dukungan manajemen, latihan secara profesional, rekrutmen yang baik, sokongan tenaga pelatih yang profesional, dan berbagai fasilitas yang baik, layak, dan bahkan bersetara internasional.
Lebih besar lagi ia berharap para pendukung Persija dapat selalu bersatu dalam konteks-konteks yang bernilai positif untuk terus mendukung idola kesebelasannya.
"Inilah semangat saya dan Mpok Silvy memajukan Persija dan juga harapannya demikian, Jakmania dapat bersatu dalam situasi positif, bakar semangat terus untuk membela tim kebanggaannya di laga apapun," kata Agus, tanpa menegaskan apakah permintaan stadion untuk Persija itu bakal dia penuhi atau tidak.