"Program kami sangat jelas untuk mendukung kaum perempuan karena tulang punggung keluarga," kata Ahok di Rumah Lembang, Jakarta, Kamis (15/12).
Salah satunya adalah prorgam pembangunan trotoar. Selama menjadi Gubernur, Ahok memang berencana memperbaiki trotoar di sejumlah titik.
Ia menyebut jalur khusus penjalan kaki itu yang akan diselesaikan dalam waktu akan ramah bagi perempuan yang memakai sepatu hak tinggi.
Dari sisi transportasi, Ahok menyatakan bahwa kursi bus TransJakarta akan banyak yang diubah menjadi menghadap ke depan. Menurutnya, cara ini bisa memberikan kenyamanan dan mengurangi potensi pelecehan seksual di angkutan umum.
Selain itu, Ahok juga menjajikan pembangunan klinik kesehatan di pasar tradisional. Menurutnya, program ini muncul lantaran banyak perempuan enggan memeriksa kesehatan dengan alasan biaya dan lebih memilih untuk ke pasar.
Ahok berharap dengan keberadaan klinik di pasar ini, bisa mendorong perempuan memeriksakan kesehatannya sembari belanja ke pasar.
"Kami ingin prempuan di Jakarta merasa aman termasuk dari sisi kesehatan," ujar Ahok.
Dalam mengembangkan kesejahteraan perempuan, Ahok menyatakan dia memberikan pelatihan untuk ibu rumah tangga yang tinggal di rumah susun dan budidaya ikan bagi perempuan di Kepulauan Seribu.
"Kami dari Aktivis Perempuan siap mendukung pak Ahok-Djarot. Ada sekitar 500 aktivis yang mendukung pak Ahok," kata koordinator aktivis Saparina Sadili.
Menurutnya, dukungan diberikan karena program Ahok-Djarot yang mementingkan perempuan. Program itu, kata Saparina, membuat perempuan berfungsi penting dalam pembangunan Jakarta. (sur/obs)