Logo Kursi Panas DKI 1

Menyorot Aksi 'Kuda Hitam' dari Cikeas

ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay
Kamis, 05/01/2017 18:01 WIB
<p>Agus Harimurti Yudhoyono dan Sylviana Murni menjelang pengundian nomor urut calon gubernur dan wakil gubernur DKI Jakarta, Selasa (25/10). Momen ini sekaligus menegaskan tekad Agus berkiprah di dunia politik setelah belasan tahun berkarier di militer. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)</p> Menyorot Aksi 'Kuda Hitam' dari Cikeas
<p>Pendukung pasangan Agus-Sylviana membawa poster bertuliskan nomor satu di luar lokasi rapat pleno pengundian nomor urut Pilkada DKI Jakarta. Meski mendapat nomor urut satu, namun Agus tetap dianggap sebagai kuda hitam karena pengalaman politiknya yang sangat minim. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)</p> Menyorot Aksi 'Kuda Hitam' dari Cikeas
<p>Status kuda hitam memaksa Agus bekerja keras untuk mensosialisasikan diri dan gagasannya sebagai calon pemimpin Jakarta. Blusukan menjadi strategi utama Agus. Tampak putra sulung SBY ini tengah berbincang dengan pedagang di Pasar Baru. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)</p> Menyorot Aksi 'Kuda Hitam' dari Cikeas
<p>Agus Harimurti Yudhoyono (kedua kanan) saat mengunjungi Pasar Senen, Jakarta Pusat, Selasa (8/11). Kunjungan tersebut bertujuan untuk menyerap aspirasi pedagang pasar tradisional yang merupakan salah satu lokasi favorit Agus dalam bersosialisasi dan berkampanye. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)</p> Menyorot Aksi 'Kuda Hitam' dari Cikeas
<p>Total bergerilya. Agus tak hanya mengunjungi pedagang pasar secara umum. Dia juga menyambangi UKM pembuat tahu saat melakukan kunjungan di Pondok Labu, Jakarta Selatan, November lalu. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)</p> Menyorot Aksi 'Kuda Hitam' dari Cikeas
<p>Di sela blusukan selama kampanye Pilkada DKI Jakarta, Agus menyempatkan salat Jumat dengan jamaah Masjid Luar Batang, Jakarta Utara. Dalam kesempatan itu Agus menyerap aspirasi dari warga Kampung Luar Batang yang mayoritas meminta kampungnya tidak digusur. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)</p> Menyorot Aksi 'Kuda Hitam' dari Cikeas
<p>Gerilya Agus yang sangat intensif mulai membuahkan hasil pada Oktober 2016. Elektabilitasnya perlahan melesat. Survei SMRC pada bulan itu menyebut Agus di posisi kedua di bawah Ahok dengan elektabilitas 22,4 persen. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)</p> Menyorot Aksi 'Kuda Hitam' dari Cikeas
<p>Agus bahkan rela menolak mengikuti debat antar kandidat yang diselenggarakan dua stasiun televisi swasta, beberapa waktu lalu. Alasannya, Agus mengatakan lebih mengutamakan menemui warga ketimbang berdebat. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay)</p> Menyorot Aksi 'Kuda Hitam' dari Cikeas
<p>Kampanye blusukan yang sangat intensif yang dipadu dengan aksi-aksi unik Agus dianggap sebagai faktor utama yang mendongkrak elektabilitasnya. Berkat kerja keras itu, sosok Agus-Sylvi kini tak bisa lagi dipandang sebelah mata oleh pesaingnya, pasangan Ahok-Djarot dan Anies-Sandiaga. (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay).</p> Menyorot Aksi 'Kuda Hitam' dari Cikeas
ARTIKEL TERKAIT
FOTO LAINNYA
0 Komentar