Di dearah yang masuk daftar penggusuran Pemprov DKI pada 2016 itu, Prabowo, Anies, dan Sandi mengunjungi warga yang tunggal di bawah tenda berbahan terpal. Kepada mereka, warga Kampung Akuarium menyampaikan keluh kesah terkait penggusuran April tahun lalu.
Beberapa warga terlihat menangis saat bertemu Prabowo, Anies, dan Sandi. Mereka meminta Anies dan Sandi berjanji membenahi kampung kampung mereka jika memenangkan pilkada Februari nanti.
"Kembalikan kampung kami, Pak. Kami sudah berbulan-bulan tinggal seperti ini," teriak salah satu warga.
"Sebentar lagi ada pemilihan gubernur dan orang baik harus ditempatkan sebagai gubernur DKI. Saya mohon saudara-saudara jangan ragu mendukung Anies Baswedan dan Sandiaga Uno," tuturnya.
Prabowo mengatakan, jika Anies-Sandi terpilih menjadi pemimpin Jakarta, Pemprov DKI tidak akan lagi menerapkan program penggusuran. Ia menyebut pasangan itu mampu menghadirkan kemerdekaan bagi seluruh warga Jakarta.
"Kami yakin mereka tidak akan mencuri dari rakyat dan akan mengabdi pada rakyat kecil. Tidak lagi menggusur-gusur orang kecil, seluruh rakyat menikmati kemerdekaan, kesejahteraan, tidak hanya segelintir orang saja," kata Prabowo.
Selain mendengar pidato politik, warga juga mendapat fasilitas pemeriksaan kesehatan gratis dari relawan Anies-Sandi. Bantuan makanan dan sembako juga dibagikan relawan kepada warga kampung akuarium maupun Luar Batang.
Desember lalu, Prabowo telah menyampaikan rencananya mendampingi pasangan yang disokong partainya blusukan ke sejumlah daerah di Jakarta. Sebelum tahun baru lalu, Ketua Umum Partai Gerindra itu belum pernah ikut kampanye Anies-Sandi.