Partai besutan Rhoma Irama itu resmi berbadan hukum setelah Menteri Hukum dan HAM Yasonna H Laoly mengesahkan dan menandatangani Surat Keputusan (SK) Nomor: M. HH- 30. AH. 11. 01 Tahun 2016 dan M. HH- 31. AH. 11. 01 Tahun 2016.
"Tentu kami melakukan pendekatan ke semua kalangan, termasuk partai politik," kata Agus setelah mengunjungi Rumah Susun Tenaga Kerja Bongkat Muat, Cilincing, Jakarta Utara, Senin (9/1).
"Tentunya sebagai sesama elemen bangsa yang juga memiki harapan besar Jakarta ini, memiliki kemajuan-kemajuan dan dipimpin oleh seorang yang benar memperhatikan seluruh warga," kata Agus.
Kemarin (8/1) Partai Idaman telah menggelar Tasyakuran Rapat Kerja Nasional (Rakernas). Rhoma mengatakan partainya hingga kini belum mengambil sikap terkait arah dukungan kepada calon di Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) DKI Jakarta 2017.
"Artinya sampai sekarang baru silaturahmi dengan keduanya, silaturahmi lah. Cuma sampai detik ini belum ada satu kesepakatan, belum ada," kata Rhoma, kemarin (8/1).
Lebih lanjut, Agus membuka pintu lebar bila Partai Idaman ingin bekerja sama. "Kami ingin bekerja sama bergandengan tangan dengan siapa pun termasuk Partai Idaman," kata Agus.
(obs)