"Saya dikatakan kampanye terselubung, saudara Irena, Anda itu saksi palsu, karena yang Anda katakan itu fitnah," kata Ahok, sapaan Basuki saat menyampaikan tanggapannya dalam persidangan pemeriksaan saksi di Gedung Kementerian Pertanian, Jakarta Selatan, Selasa (10/1).
Namun Ahok membela diri. Ia mengatakan bahwa pidatonya saat itu bertujuan untuk mengedukasi warga. Bahkan saat itu, menurut Ahok, dirinya menyampaikan agar warga Kepulauan Seribu tidak usah memilihnya kalau tidak sesuai dengan keinginan mereka pada Pilkada DKI 2017.
Lebih lanjut, Ahok juga mengatakan Irena telah menyampaikan fitnah dalam kesaksiannya di persidangan. Fitnah itu, menurut Ahok, dilontarkan Irena ketika menyebut warga Kepulauan Seribu yang hadir saat Ahok menyampaikan pidatonya September lalu, sebagai bawahan Ahok.
"Di sana itu ada anggota DPRD, ada ulama, yang mana yang bawahan saya? Tidak ada. Apalagi yang saudara saksi bilang nelayan senang karena diberi ikan kerapu, fitnah itu," kata Ahok.
"Sudah biasa, biarkan saja. Saya sudah tau, mereka (Ahok) memang terbiasa dengan cara-cara seperti itu," kata Irena.