Calon gubernur Anies Baswedan mengatakan, ketiga program itu merupakan bagian dari 23 janji program yang disampaikan selama tiga bulan kampanye Pilkada DKI Jakarta 2017.
"Langkah pertama lapangan kerja, kedua soal kebutuhan pokok, lalu kualitas pendidikan dan layanan kesehatan. Itu yang akan jadi prioritas di tahun pertama," kata Anies di Batu Ceper, Jakarta Pusat, Senin (16/1).
"Saya mau mengingatkan semua, jangan sampai kita hanya memilih program, karena sebenarnya yang dipilih adalah orangnya untuk melaksanakan program," ujar Anies.
Secara terpisah, Sandiaga memaparkan cara menciptakan lapangan pekerjaan. Sandiaga mengatakan pihaknya akan berusaha menciptakan lapangan kerja lewat pembentukan kelompok wirausaha.
Pembentukan kelompok wirausaha itu akan diakomodasi lewat program one kecamatan one center for enterpreneuship (OK OCE).
Sandiaga mengklaim program tersebut mendapat antusias tinggi dengan pendaftar mencapai lima persen dari target. Dengan cara itu, ia menargetkan 40 ribu pengusaha baru dalam satu tahun.
"Hari ini kita sudah lihat, belum aja Pilkada kita sudah 2 ribu (peminat). Ini semenjak debat di Kompas TV karena di situ pertama kali lontaran pesimisme disampaikan oleh pasangan calon nomor urut dua," ujar Sandiaga di Jakarta Timur.
Soal program menekan harga kebutuhan bahan pokok, Sandiaga berjanji akan menuntaskannya dalam waktu 18 bulan. Rentang waktu tersebut, kata dia cukup untuk memastikan pasokan dan distribusi dari rantai produksi.
"Jadi itu yang kami harapkan di tahun pertama. Konkret, jelas, terukur masif dan mudah-mudahan akan menghadirkan solusi pembangunan yang lebih merata, khususnya untuk kelas menengah ke bawah," kata Sandiaga.