"Karena kampanye langsung ke warga seperti itu tidak sederhana, karena kebanyakan (kelas menengah atas) bekerja, dan kompleks-kompleks rumahnya tidak seleluasa ketika datang ke kampung-kampung. Jadi, kita lewat media sosial, lewat televisi, dan lain-lain," kata Anies di Jakarta Barat, Selasa (17/1).
"Jakarta ini kan banyak problem. Narkoba, kemudian kemarin saya katakan juga tentang prostitusi. Kalau itu kita akan serius kampanyekan soal itu," ujar Anies.
Dalam survei terbaru Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA, segmen pemilih Anies disebut menyasar kalangan menengah ke atas.
Hanya saja, Peneliti LSI Denny JA, Ardian Sopa mengatakan segmen pemilih Anies yang berada di kalangan menengah ke atas dan berpendidikan tinggi, turun dari 23,1 persen ke 20,32 persen.
"Sebagian segmen ini (kelas menengah) pergi. Rizieq Shihab populer di menengah bawah, tapi kurang sejalan dengan menengah atas," ujar Ardian.
Ketua tim pemenangan Anies-Sandiaga, Mardani Ali Sera sebelumnya mengatakan pihaknya akan fokus kampanye di wilayah teritori. Wilayah ini sebagai penyumbang suara terbesar bagi Anies-Sandi.
Mardani mengatakan, timnya telah melakukan evaluasi usai pelaksanaan debat terbuka kandidat peserta Pilkada DKI Jakarta, kemarin. Keputusan untuk fokus pada kampanye di teritori, kata Mardani, karena mengingat waktu pelaksanaan kampanye yang akan berakhir satu bulan lagi.