"Diskusi dengan praktisi. Sebetulnya pakar, sih. Semuanya anak-anak muda," kata calon gubernur DKI Jakarta nomor urut tiga itu kepada wartawan di Jakarta Barat, Rabu (25/1).
Jumlahnya pun disebut mencapai 20 orang. Namun, mantan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan ini menjelaskan, dirinya hanya berdiskusi dengan tiga sampai empat orang dengan durasi waktu satu hingga dua jam di setiap pertemuannya.
Adapun pembahasannya adalah persoalan seputar tema debat dan juga penyegaran data. Tema debat kandidat kedua kali ini adalah reformasi birokrasi dan pelayanan publik, serta penataan kawasan perkotaan.
"Penyegaran data, penyegaran atas masalah itu sebelum debat saya selalu sampaikan. Debat itu berfikir logis untuk mengerti struktur dan penyelesaian masalah," ujar Anies.
Dalam debat nantinya, kata Anies, dia akan berbagi peran menjawab pertanyaan dengan pasangannya Sandiaga Uno. "Jadi seperti lagi main badminton lah," ujarnya.
Debat cagub DKI Jakarta telah dilakukan pada 13 Januari lalu. Pada Jumat (27/1) mendatang, debat terbuka sesi kedua akan kembali digelar di Hotel Bidakara, Jakarta Selatan. Setelah itu, debat terbuka terakhir diselenggarakan pada 10 Februari.