Sylvi bahkan menyatakan tak perlu melakukan pemulihan nama baik. "Warga sudah cerdas, saya tak perlu memulihkan," kata Sylvi saat ditemui di Jatinegara, Kamis (2/2).
"Mereka sudah tahu siapa saya, masyarakat sangat cerdas," calon nomor urut satu ini melanjutkan.
Untuk kasus Kwarda Pramuka, Sylviana sudah dimintai keterangan sebanyak dua kali, termasuk pemeriksaan kemarin yang berlangsung selama lebih dari delapan jam.
Berdasarkan pemeriksaan kemarin, Sylvi menegaskan bahwa dana hibah yang diberikan ke Kwarda Pramuka DKI Jakarta tak semuanya digunakan untuk kegiatan kwarda saja.
Tetap Gerilya
Dua kasus dugaan korupsi itu juga tak mempengaruhi kegiatan Sylviana. Dia tetap aktif bergerilya di 13 hari menjelang hari pencoblosan.
"Makin rajin turun ke bawah, mendengar, dan mensosialisasikan program kami," kata dia.
"Jadi jangan sampai masyarakat disakiti karena prosesnya dicurangi. Makanya, kami gencar mengatakan jangan sampai ara kecurangan karena tak ada pasangan yang ingin dicurangi," kata Agus dua hari yang lalu. (wis/obs)